Peran Marbot Strategis, DMI Dorong Profesionalisme dan Kesjahteraan

  • 13 Feb 2026 11:34 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menilai peran marbot masjid semakin strategis, terutama menjelang dan selama bulan suci Ramadan. Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia Provinsi NTB, Haji Mashur, menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam memandang tugas marbot yang selama ini kerap dianggap sebatas petugas kebersihan.

Menurutnya, marbot merupakan garda terdepan dalam menjaga kenyamanan dan kesiapan masjid, terlebih saat Ramadan ketika aktivitas ibadah meningkat signifikan.

“Posisi marbot ini sangat penting dan strategis. Jangan hanya dianggap sebagai tukang sapu. Mereka adalah bagian penting dari pengelolaan masjid,” ujarnya, di Mataram, Jum'at 13 Februari 2026.

Mashur menyebutkan, hingga saat ini masih sedikit masjid di NTB yang memberikan insentif layak kepada marbot. Ia mencontohkan, baru satu masjid yang memberikan honor hingga Rp3 juta per bulan, sementara sebagian besar lainnya masih memberikan insentif jauh di bawah angka tersebut.

Karena itu, DMI NTB mendorong agar marbot diposisikan sebagai tenaga profesional yang mendapatkan jaminan kesejahteraan dan perlindungan kerja. Dengan demikian, mereka dapat lebih fokus dan khusyuk dalam menjalankan tugas.

Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Melalui program tersebut, marbot, imam, khatib, takmir, hingga guru ngaji mendapatkan perlindungan, termasuk santunan kematian sebesar Rp42 juta.

“Ini langkah yang bagus dan harus terus berlanjut. Tahun sebelumnya ribuan pengurus masjid sudah tercover, dan kami berharap jumlahnya terus bertambah,” jelasnya.

Selain perlindungan sosial, DMI NTB juga menyiapkan program pembinaan berkelanjutan bagi pengurus masjid, termasuk marbot. Pembinaan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan para takmir sebagai bagian tak terpisahkan dari struktur kepengurusan masjid.

Dalam waktu dekat, DMI NTB juga akan menyalurkan sekitar 5.000 paket alat kebersihan kepada masjid-masjid di seluruh NTB guna mendukung kesiapan menyambut Ramadan.

“Insyaallah kami akan bagikan 5.000 alat kebersihan untuk membantu para marbot dalam merawat masjid,” katanya.

Mashur mengakui, selama Ramadan beban kerja marbot meningkat seiring padatnya aktivitas ibadah, bahkan di sejumlah masjid berlangsung hampir 24 jam. Meski demikian, ia menilai para marbot tetap menyambut Ramadan dengan penuh kebahagiaan karena dapat berkontribusi langsung dalam pelayanan umat.

Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah daerah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang biasanya memberikan santunan kepada marbot saat Ramadan.

Di akhir pernyataannya, Mashur mengimbau seluruh marbot dan pengurus masjid agar mempersiapkan Ramadan dengan sebaik-baiknya dan menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan.

“Mari kita sambut Ramadan dengan persiapan yang baik. Jika kita bekerja dengan ikhlas, insyaallah Allah akan memberikan rezeki dan kemudahan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....