MIM Foundation Salurkan 9.000 Dus Air Minum untuk Masjid di NTB

  • 13 Feb 2026 11:10 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.DI, Mataram – Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Bank Dinar melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) menyalurkan 9.000 dus air minum ke masjid dan musala di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Program ini ditujukan untuk mendukung meningkatnya aktivitas ibadah masyarakat selama bulan suci.

Direktur Utama Bank Dinar, Mustaen, menjelaskan bahwa air minum dipilih sebagai simbol sekaligus kebutuhan dasar masyarakat, terutama saat Ramadan ketika aktivitas di masjid meningkat signifikan.

“Air itu elemen dasar kebutuhan manusia dan sangat dibutuhkan masyarakat. Selama Ramadan, aktivitas masjid meningkat, mulai dari tadarus, buka puasa, hingga sahur. Banyak jamaah yang membutuhkan air minum,” ujarnya, usai penyerahan simbolis pada Jum'at 13 Februari 2026 di Mataram.

Menurut Mustaen, jumlah bantuan tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 6.500 dus. Ia berharap, dengan dukungan dan kinerja usaha yang semakin baik, jumlah bantuan dapat terus bertambah di tahun-tahun mendatang.

“Tahun ini 9.000 dus. Harapannya tahun depan bisa di atas 10.000, bahkan 12.000 hingga 15.000 dus jika hasil usaha terus meningkat dan mendapat dukungan masyarakat,” katanya.

Selain program air minum, Bank Dinar juga menyiapkan sejumlah kegiatan sosial lainnya selama Ramadan, seperti pembagian paket iftar dan program belanja bersama anak yatim. Sebelumnya, Bank Dinar juga telah menyerahkan dana sebesar Rp2,5 miliar kepada MIM Foundation untuk mendukung berbagai program kemasyarakatan.

Direktur Utama Bank Dinar Mustaen (batik hitam) saat menyerahkan secara simbolis bantuan air minum kepada perwakilan takmir masjid di Mataram pada Jum'at 13 Februari 2026. Foto: RRI/Ahmad Yani

Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia (DMI) NTB, Haji Mashur, mengapresiasi konsistensi Bank Dinar dalam mendukung kebutuhan masjid. Ia menilai program tersebut sangat relevan dengan tingginya aktivitas ibadah di NTB yang dikenal sebagai Pulau Seribu Masjid.

“Dari tahun kemarin 6.500 dus, sekarang 9.000 dus. Mudah-mudahan terus meningkat hingga lebih dari 10.000. Aktivitas masjid selama Ramadan hampir 24 jam, sehingga kebutuhan air juga meningkat,” ujarnya.

Ia berharap ke depan Bank Dinar dapat memiliki sumber air dengan merek sendiri untuk memperkuat keberlanjutan program tersebut.

Sementara itu, Ketua MIM Foundation, M. Romi Saefudin, menjelaskan bahwa distribusi air minum dilakukan secara bertahap ke seluruh kabupaten/kota di NTB. Penyaluran dilakukan langsung ke masjid-masjid melalui vendor dan armada distribusi yang telah disiapkan.

“Distribusi sudah dimulai sejak kemarin dan ditargetkan rampung hingga pekan pertama Ramadan. Untuk masjid raya atau masjid jami, jumlahnya bisa mencapai 20 hingga 50 dus, disesuaikan dengan tipe dan kebutuhan masjid,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagian besar distribusi dilakukan langsung ke masjid, sementara beberapa titik yang belum melakukan konfirmasi akan diantar oleh tim lapangan.

Melalui program ini, Bank Dinar berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi jamaah serta memperkuat peran masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat selama Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....