Sembilan Ribu Warga Padati Nobar Final Piala Dunia di Kantor Gubernur NTB

  • 20 Jul 2026 09:11 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Sekitar 8.000 hingga 9.000 warga memadati Lapangan Bumi Gora di Kantor Gubernur NTB untuk menonton bareng Final Piala Dunia 2026 pada Senin 20 Juli 2026.
  • Antusiasme masyarakat terhadap pertandingan Final Piala Dunia sangat tinggi, sehingga area nobar hingga meluber ke ruas jalan di sekitar lokasi.
  • Ribuan pendukung Spanyol dan Argentina menikmati pertandingan dengan tertib hingga laga berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0, dan tingginya jumlah penonton tidak mengganggu jalannya kegiatan menurut Kepala Dinas Komunikasi NTB.

‎RRI.CO.ID, Mataram – Sekitar 8.000 hingga 9.000 warga memadati Lapagan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, untuk mengikuti nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia, Senin 20 Juli 2026. Antusiasme masyarakat membuat area nobar hingga meluber ke ruas jalan di sekitar lokasi.

‎Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, mengatakan tingginya jumlah penonton tidak mengganggu jalannya kegiatan. Ribuan pendukung Spanyol maupun Argentina menikmati pertandingan dengan tertib hingga laga berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0.

‎"Alhamdulillah kegiatan berlangsung sangat baik. Pendukung kedua tim saling menghormati dan bersama-sama menjaga suasana tetap damai," kata Ahsanul.

‎Sejumlah warga juga datang dari Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Pulau Sumbawa untuk mengikuti nobar bersama di Kantor Gubernur NTB.

‎Menurut dia, kegiatan tersebut turut memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil yang berjualan di sekitar lokasi. Ribuan pengunjung menjadi peluang bagi pedagang kaki lima, pedagang asongan, dan pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan.

‎"Kehadiran UMKM menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Kami berharap setiap kegiatan pemerintah tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," katanya.

‎Pemprov NTB berharap semangat persatuan yang tercipta melalui nobar Final Piala Dunia dapat terus terjaga dan menjadi modal sosial dalam membangun daerah.

‎"Bagi kami, kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika ribuan masyarakat dapat berkumpul dalam suasana damai, saling menghargai, dan menikmati kebersamaan tanpa sekat. Semangat inilah yang ingin terus dirawat untuk membangun NTB yang makmur dan mendunia," kata Ahsanul.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....