Mengapa Piala Dunia 2026 Digelar di Tiga Negara?

  • 14 Jun 2026 14:34 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi yang berbeda dari turnamen-turnamen sebelumnya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ajang sepak bola terbesar di dunia ini diselenggarakan oleh tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Keputusan tersebut sempat menimbulkan pertanyaan di kalangan penggemar sepak bola. Mengapa FIFA memilih tiga tuan rumah dalam satu turnamen, padahal sebelumnya Piala Dunia umumnya hanya digelar oleh satu negara atau paling banyak dua negara seperti Jepang dan Korea Selatan pada 2002?

Salah satu alasan utama adalah perubahan format kompetisi. Dilansir dari FIFA.com, Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 tim, meningkat dari 32 peserta pada edisi sebelumnya. Perubahan ini membuat jumlah pertandingan bertambah dari 64 menjadi 104 laga. Dengan skala turnamen yang jauh lebih besar, kebutuhan stadion, akomodasi, transportasi, serta fasilitas pendukung juga meningkat secara signifikan.

Kondisi tersebut membuat penyelenggaraan oleh satu negara saja menjadi lebih menantang. Berdasarkan laporan The Guardian.com, ketika FIFA menetapkan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai pemenang bidding pada tahun 2018, salah satu keunggulan utama yang ditawarkan adalah ketersediaan infrastruktur yang sudah siap digunakan. Ketiga negara memiliki puluhan stadion berkapasitas besar yang telah beroperasi tanpa perlu pembangunan masif seperti yang sering terjadi pada beberapa tuan rumah sebelumnya.

Selain soal infrastruktur, kerja sama tiga negara juga dinilai mampu memperluas jangkauan turnamen. Dilansir dari Mystery Jersey King.com, model tuan rumah bersama memungkinkan lebih banyak kota merasakan dampak ekonomi dari Piala Dunia, mulai dari sektor pariwisata, perhotelan, hingga usaha lokal. Dengan wilayah penyelenggaraan yang lebih luas, lebih banyak suporter juga memiliki kesempatan untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.

Format Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara menawarkan pengalaman yang lebih beragam. Hal ini di perjelas oleh Signing Day Sports.com bahwa suporter memiliki kesempatan untuk menikmati pertandingan di berbagai kota sekaligus mengenal budaya, destinasi wisata, dan atmosfer sepak bola yang berbeda dalam satu turnamen. Dengan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga pengalaman lintas budaya yang unik bagi para penggemar.

Meski demikian, format ini juga menghadirkan tantangan tersendiri. Jarak antarkota yang cukup jauh, perbedaan zona waktu, hingga kebutuhan koordinasi lintas negara menjadi pekerjaan besar bagi penyelenggara. Karena itu, FIFA membagi lokasi pertandingan ke dalam beberapa wilayah geografis agar perjalanan tim dan suporter tetap efisien. Langkah ini juga membantu mengurangi beban logistik selama turnamen berlangsung.

Piala Dunia 2026 menunjukkan bagaimana sepak bola terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Melalui kolaborasi tiga negara tuan rumah, turnamen ini tidak hanya menghadirkan persaingan di lapangan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana olahraga mampu menyatukan berbagai bangsa dalam satu perayaan global. Menarik untuk melihat bagaimana format baru ini akan mewarnai sejarah Piala Dunia di masa depan. (RRI/Aldi W)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....