Semua Pembalap MotoGP Dipastikan Turun di Rider Parade Mandalika

  • 07 Okt 2026 08:25 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Seluruh rider MotoGP dipastikan ambil bagian dalam Rider Parade menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika, Lombok Tengah. Persiapan agenda yang menjadi salah satu daya tarik MotoGP Indonesia itu kini telah mencapai sekitar 90 persen.

Chairman MotoGP Mandalika, Troy Warokka, mengatakan sejumlah rider yang belum tiba di Lombok akan menyusul pada Rabu, 7 Oktober 2026, termasuk Marc Marquez dan pembalap Indonesia Fadillah Arbi Aditama.

“Harusnya sudah 90 persen. Sepuluh persen lebih kepada eksekusi besok,” kata Troy, Selasa 6 Oktober 2026.

Menurut Troy, seluruh rider kelas utama MotoGP akan mengikuti Rider Parade. Keikutsertaan penuh para pembalap itu disebut bukan hanya karena agenda tersebut masuk dalam rangkaian MotoGP, tetapi juga karena para rider menikmati interaksi langsung dengan masyarakat Lombok.

Bahkan, kata Troy, para pembalap meminta kepada Dorna agar seluruh rider tetap dilibatkan dalam Rider Parade saat MotoGP digelar di Mandalika.

“Pembalapnya sendiri langsung minta ke Dorna, kalau di Lombok, di Mandalika, kalau ada acara Rider Parade, kita harus ikut semua,” ujarnya.

Troy menyebut konsep tersebut menjadi pembeda MotoGP Mandalika dengan seri-seri sebelumnya. Para rider tidak hanya datang untuk berlaga di lintasan, tetapi juga mendapat kesempatan berinteraksi dengan masyarakat dan menikmati suasana budaya lokal.

“Di Jepang sebelumnya tidak ada. Di Belanda tidak ada seperti itu. Hanya ada di Indonesia,” katanya.

Rider Parade tahun ini akan menggunakan rute yang sama seperti tahun sebelumnya. Rute tersebut dipilih Dorna karena dinilai paling aman bagi para pembalap, terutama setelah mereka menjalani perjalanan panjang dari seri sebelumnya.

“Dorna menilai rute kemarin itu yang paling aman. Tidak belok-belok, lurus saja, karena mereka harus menjaga keamanan pembalap,” jelas Troy.

Rangkaian parade dijadwalkan mulai sekitar pukul 14.00 WITA. Namun, waktu pelaksanaan dapat menyesuaikan karena terdapat pawai kebudayaan yang turut menjadi bagian dari kegiatan.

Troy mengatakan persiapan terakhir saat ini masih difokuskan pada latihan dan penyempurnaan rangkaian acara, termasuk opening ceremony. Koordinasi dengan pemerintah dan kepolisian juga terus dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Marc Marquez yang datang ke Mandalika dengan status juara dunia juga mendapat perlakuan khusus dari panitia. Namun, Troy memastikan tidak ada penyambutan berbeda ketika Marquez tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid.

Perlakuan khusus diberikan dari sisi fasilitas untuk menjaga kondisi fisik Marquez. Panitia menyiapkan holding room khusus di Hotel Santika sesuai permintaan pembalap asal Spanyol tersebut.

“Dia minta holding room yang proper buat dia. Karena dia harus jaga kondisi,” kata Troy.

Marquez dijadwalkan tiba di Lombok pada Rabu setelah sebelumnya berada di Jakarta. Seluruh rider kemudian akan menuju Hotel Santika Mataram sebelum mengikuti rangkaian Rider Parade.

Troy menilai kehadiran seluruh rider dalam parade juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kedekatan mereka dengan masyarakat. Termasuk pembalap Indonesia, Fadillah Arbi Aditama, yang menurutnya mulai mendapat perhatian besar dari publik.

“Orang sudah kenal, oh dia pembalap Indonesia. Jadi harusnya menarik,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....