Sapuk Khas Lombok Jadi Official Merchandise MotoGP Mandalika 2026

  • 01 Okt 2026 11:12 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram — Sapuk, ikat kepala khas masyarakat Lombok, bakal menjadi salah satu official merchandise dalam gelaran MotoGP Mandalika 2026. Kehadiran produk budaya lokal tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelaku ekonomi kreatif NTB ke ajang internasional.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (DPW Gekrafs) NTB, Yeyen Seprian Rachmat, mengatakan sapuk menjadi salah satu produk lokal yang berhasil masuk dalam jajaran official merchandise MotoGP Mandalika tahun ini.

Menurut Yeyen, Gekrafs NTB sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dalam penyediaan official merchandise MotoGP.

“Ini tentu merupakan sebuah pencapaian yang baik menurut kami, di mana kawan-kawan UMKM pelaku ekraf lokal itu bisa mengakses produknya ini masuk di event-event yang skalanya internasional,” kata Yeyen Kamis 1 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, selama ini merchandise yang identik dengan gelaran MotoGP umumnya berupa kaus, polo shirt, kemeja, topi hingga gantungan kunci. Namun, pada MotoGP Mandalika 2026, Gekrafs NTB menghadirkan produk yang memiliki nilai budaya lebih kuat, yakni sapuk.

Sapuk merupakan ikat kepala khas masyarakat Lombok yang tidak hanya memiliki fungsi sebagai pelengkap busana, tetapi juga merepresentasikan identitas budaya lokal.

“Untuk tahun ini, Gekrafs itu ada produk yang masuk sebagai official merchandise itu adalah sapuk. Sapuk ini ikat kepala khas masyarakat Lombok. ini masuk sebagai official merchandise,” ujarnya.

Yeyen berharap masuknya sapuk sebagai official merchandise dapat membuka pasar yang lebih luas bagi produk-produk ekonomi kreatif NTB. Terlebih, MotoGP Mandalika menjadi ajang internasional yang mendatangkan penonton dari berbagai daerah dan negara.

Ia juga berharap sapuk mendapat respons pasar yang positif selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

“Sapuk ini masuk sekarang. Kita berharap mendapat respon pasar yang bagus juga nanti pada saat event,” katanya.

Menurutnya, dengan masuknya sapuk sebagai official merchandise, produk budaya lokal NTB kini memiliki ruang untuk tampil berdampingan dengan berbagai produk komersial dalam salah satu ajang olahraga internasional yang digelar di Mandalika.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....