Empat Pembalap Crash di Race 2 Indonesia Junior Talent Cup 150cc MRS 2026

  • 21 Sep 2026 06:21 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Persaingan sengit mewarnai Race 2 Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) 150cc U-15 dalam ajang Mandalika Racing Series (MRS) 2026. Adu cepat para pembalap muda di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Minggu 20 September 2026 diwarnai sedikitnya empat insiden crash.

Insiden pertama terjadi sesaat setelah start. I Made P.W. dan Faqih W.A.G. terjatuh ketika balapan baru dimulai. Keduanya bahkan belum sempat terlibat dalam persaingan kecepatan untuk memperebutkan posisi terdepan.

Persaingan kembali memanas hingga menjelang lap terakhir. Ahmad Azel dan Gian Muhammad juga mengalami crash di lokasi yang tidak jauh dari titik terjadinya kecelakaan I Made dan Faqih.

Race 2 IJTC 150cc U-15 sendiri berlangsung dalam delapan putaran. Para pembalap muda saling sikut untuk mempertahankan posisi dan mengejar peluang menjadi yang terbaik di kelasnya.

Menanggapi insiden diatas, Direktur Operasional Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Donny Mahardjono, menegaskan bahwa kondisi lintasan Pertamina Mandalika International Circuit telah memenuhi standar internasional Federasi Internationale de Motocyclisme (FIM).

"Dari sisi track kami berani memberikan statement bahwa apa yang ada di sirkuit ini sudah dalam standarisasi FIM," kata Donny.

Menurut dia, terjadinya crash dalam sebuah balapan tidak serta-merta menunjukkan adanya persoalan pada kondisi lintasan. Penyebab kecelakaan dapat beragam dan penilaiannya menjadi kewenangan race director.

Race director, kata Donny, akan menentukan apakah sebuah insiden merupakan kecelakaan murni atau terjadi akibat pelanggaran terhadap perilaku atau aturan balap.

Selain menjadi arena kompetisi, MRS juga menjadi bagian dari proses peningkatan kemampuan sumber daya manusia lokal, khususnya para marshal yang bertugas di lintasan.

Donny mengatakan semakin banyaknya event yang digelar di Sirkuit Mandalika membuat pengalaman para marshal terus bertambah. Kondisi tersebut dinilai ikut meningkatkan kompetensi mereka dalam menangani berbagai situasi di lintasan.

"Dengan semakin banyaknya event, pengalaman mereka bertambah sehingga secara langsung akan meningkatkan kompetensi. Semua marshal di Sirkuit Mandalika mampu menunjukkan kemampuan dalam menjalankan tugas mereka di garis depan," ujarnya.

MRS 2026 sekaligus menjadi wadah bagi pembalap-pembalap muda untuk mengasah kemampuan dan merasakan langsung atmosfer kompetisi balap di sirkuit berstandar internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....