Persaingan Ketat Warnai Latihan ARRC di Mandalika
- 08 Agt 2026 17:40 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Persaingan ketat langsung mewarnai hari pertama putaran keempat LFN FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat 7 Agustus 2026. Sejumlah pembalap Indonesia mampu menunjukkan performa kompetitif dalam sesi free practice dan combined practice. Bahkan, selisih waktu di beberapa kelas hanya terpaut beberapa perseribu detik.
Kondisi tersebut membuat persaingan menuju sesi kualifikasi diprediksi semakin sengit. Para pembalap masih memiliki peluang untuk merebut posisi terdepan pada balapan yang berlangsung akhir pekan ini.
ASB1000, tiga pembalap hanya terpaut 0,048 detik
Pembalap Honda Racing Thailand, Nakarin Atiratphuvapat, menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 35,751 detik.
Namun, posisi tersebut belum sepenuhnya aman. Pembalap Jepang Keito Abe dari SDG HARC-Pro Honda Philippines hanya terpaut 0,037 detik.
Sementara itu, mantan pembalap MotoGP Hafizh Syahrin Abdullah dari JDT Racing Team Ducati berada di posisi ketiga dengan selisih 0,048 detik dari Nakarin.
Ketatnya catatan waktu tiga pembalap teratas menunjukkan persaingan di ASB1000 masih sangat terbuka. Kesalahan kecil atau perubahan kondisi lintasan dapat langsung mengubah posisi.
Pembalap Indonesia Mohammad Adenanta Putra dari Astra Honda Racing Team juga berada dalam persaingan papan atas. Ia menempati posisi ketujuh dengan waktu 1 menit 36,525 detik atau terpaut 0,774 detik dari pembalap tercepat.
Hasil tersebut menjadi modal bagi Adenanta untuk memperbaiki posisi pada sesi kualifikasi.
Persaingan serupa terjadi di kelas Supersport 600 (SS600).
Pembalap Yamaha Thailand Racing Team Anupab Sarmoon menjadi yang tercepat dengan waktu 1 menit 37,433 detik.
Namun, keunggulan tersebut sangat tipis. Pembalap Yamaha Racing Indonesia Wahyu Nugroho hanya terpaut 0,005 detik dari Anupab.
Posisi ketiga ditempati pembalap Astra Honda Racing Team Herjun Atna Firdaus dengan catatan 1 menit 37,769 detik.
Kekuatan pembalap Indonesia juga terlihat dari keberadaan empat pembalap Tanah Air di delapan besar.
Selain Wahyu dan Herjun, Muhammad Faerozi Toreqottullah menempati posisi ketujuh, sedangkan Arai Agaska Dibani Laksana berada di posisi kedelapan.
Di kelas Asia Production 250 (AP250), pembalap Indonesia juga menunjukkan persaingan yang menjanjikan.
Pembalap Thailand Krittapat Keankum menjadi yang tercepat dengan waktu 1 menit 45,998 detik. Posisi kedua ditempati Hiroki Ono dengan catatan 1 menit 46,031 detik.
Pembalap Indonesia Candra Hermawan berada di posisi ketiga dengan waktu 1 menit 46,363 detik.
Tiga pembalap Indonesia lainnya juga masuk 10 besar. Rheza Danica Ahrens menempati posisi keempat, Muhammad Fadhil Musyavi kelima, dan Fahmi Basam berada di posisi kedelapan.
Selisih waktu yang tipis di papan atas membuat persaingan AP250 diperkirakan berlangsung ketat hingga balapan.
Sebanyak 31 pembalap mencatatkan waktu pada sesi gabungan AP250. Kondisi tersebut menjadikan kelas ini sebagai salah satu kategori dengan persaingan paling padat di Mandalika.
Dominasi pembalap Indonesia paling terlihat di kelas Underbone 150 (UB150).
Fadli Rigani dari Yamaha LFN HP969 Indonesia Racing Team menjadi yang tercepat dengan waktu 1 menit 53,671 detik.
Posisi kedua ditempati Dimas Juli Atmoko, sementara rekan setim Fadli, Danial, berada di posisi ketiga.
Artinya, tiga posisi teratas UB150 pada hari pertama seluruhnya dikuasai pembalap Indonesia.
Kekuatan Indonesia bahkan berlanjut hingga posisi keenam melalui MD Silmi Helsinky, Rendi Odding, dan Husni Zainul Fuadzy.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi pembalap Indonesia untuk memburu podium dalam dua balapan UB150 yang akan digelar akhir pekan ini.
Sementara itu, di kelas TVS Asia One Make Race, pembalap Spanyol Luis Miguel menjadi yang tercepat dengan waktu 1 menit 46,462 detik.
Posisi kedua ditempati pembalap Malaysia Mohd Ramdan Rosli dengan selisih hanya 0,021 detik. Sementara pembalap Spanyol lainnya, Vicente Perez Selfa, berada di posisi ketiga dengan selisih 0,072 detik.
Pembalap Indonesia Fadil Algasani menempati posisi ke-15 dengan waktu 1 menit 48,575 detik.
Hasil latihan hari pertama menunjukkan belum ada pembalap yang benar-benar mendominasi.
Selisih waktu yang sangat tipis di ASB1000 dan SS600 menjadi gambaran bahwa perebutan posisi start terdepan masih terbuka.
Peluang pembalap Indonesia juga cukup besar. Wahyu Nugroho hanya terpaut lima perseribu detik dari pemuncak SS600, sementara Adenanta berada di kelompok terdepan ASB1000.
Di AP250 dan UB150, jumlah pembalap Indonesia yang berada di papan atas juga menjadi modal untuk meraih hasil maksimal.
Para pembalap kini akan memanfaatkan sesi kualifikasi untuk mendapatkan posisi start terbaik sebelum menjalani balapan utama LFN FIM ARRC 2026 putaran keempat di Mandalika.
Dengan persaingan yang sangat rapat sejak sesi latihan, pertarungan di lintasan Mandalika diperkirakan semakin menarik saat perebutan posisi start dan dua balapan utama berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....