Menuju MotoGP Mandalika 2026, Launching dan Penjualan Tiket Digelar 17 Juni

  • 15 Jun 2026 15:41 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Persiapan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit terus dimatangkan. Ajang balap motor paling bergengsi di dunia itu akan resmi diluncurkan pada 17 Juni 2026 di Jakarta, yang sekaligus menjadi momentum dimulainya penjualan tiket bagi para penggemar MotoGP.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Ananda Mikola, mengatakan dari sisi teknis, persiapan sirkuit tidak memerlukan banyak pekerjaan karena Mandalika sudah beberapa kali sukses menjadi tuan rumah MotoGP. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah memperkuat aspek komersial dan meningkatkan jumlah penonton yang hadir langsung ke Mandalika.

“Persiapan teknis sirkuit tidak terlalu banyak. Tinggal bagaimana sisi komersialnya karena Mandalika bukan pertama kali menjadi tuan rumah MotoGP,” ujarnya Senin, 15 Juni 2026.

Ia optimistis kehadiran pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang kini tengah meniti karier di level internasional dapat menjadi magnet bagi masyarakat untuk menyaksikan balapan secara langsung di Mandalika.

“Kami yakin dengan adanya local hero seperti Veda yang mampu berkiprah di level dunia. Jika nanti bisa bersaing di posisi lima besar, tentu akan semakin banyak penonton yang datang ke Mandalika,” ujarnya.

Meski demikian, MGPA berkomitmen menjaga harga tiket tetap terjangkau agar MotoGP Indonesia dapat menarik lebih banyak penonton. Ananda juga berharap seluruh pelaku industri pariwisata, mulai dari hotel, restoran, hingga pemerintah daerah, turut menjaga stabilitas harga selama penyelenggaraan MotoGP.

Menurutnya, jangan sampai terjadi kenaikan harga yang berlebihan atau memanfaatkan tingginya permintaan selama event berlangsung. Apalagi pada periode yang hampir bersamaan akan digelar Formula 1 Singapura yang menjadi salah satu kompetitor dalam menarik wisatawan dan penonton dari kawasan Asia Tenggara.

“Kami sebagai tuan rumah harus bisa menekan harga dan tidak memanfaatkan momentum secara berlebihan. Pada waktu yang sama ada Formula 1 Singapura, sehingga kita harus tetap kompetitif,” ujarnya.

Ananda menambahkan, keberhasilan MotoGP Indonesia tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, promosi dan sosialisasi akan terus diperkuat agar MotoGP benar-benar menjadi pesta rakyat sekaligus kebanggaan nasional.

“Kita harus mensosialisasikan bahwa ini adalah event nasional dan pesta rakyat Indonesia. Semua pihak harus bersama-sama mendukung agar jumlah penonton semakin banyak,” ujarnya.

Terkait kondisi geopolitik global yang sempat memunculkan kekhawatiran terhadap sejumlah agenda olahraga internasional, Ananda memastikan MotoGP Indonesia 2026 tetap aman dan tidak mengalami perubahan jadwal.

“Yang jelas MotoGP Indonesia tidak akan batal. Event ini tetap masuk kalender MotoGP dan Indonesia tetap menjadi tuan rumah pada Oktober 2026,” ujarnya.

Diketahui, MotoGP Indonesia 2026 akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi latihan bebas dan practice pada Jumat (9/10), dilanjutkan kualifikasi serta Sprint Race pada Sabtu (10/10), dan ditutup dengan balapan utama MotoGP, Moto2, dan Moto3 pada Minggu (11/10).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....