MGPA Matangkan Persiapan MotoGP 2026,

  • 10 Jun 2026 20:54 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Manajemen Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang penyelenggaraan MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika. Selain kesiapan teknis sirkuit, MGPA juga memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah guna memastikan seluruh rangkaian agenda balap internasional berjalan sukses.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, kepada Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri. Pertemuan itu membahas kesiapan MotoGP 2026 sekaligus kalender berbagai event nasional dan internasional yang akan digelar di Sirkuit Mandalika.

Direktur Utama MGPA Ananda Mikola mengatakan koordinasi yang kuat dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menyukseskan agenda balap yang semakin padat di Mandalika.

"Penguatan koordinasi menjadi kunci utama demi menyukseskan agenda balap internasional maupun nasional yang padat di sirkuit kebanggaan Indonesia," ujarnya Rabu, 10 Juni 2026.

Dalam pertemuan dengan Gubernur NTB, Ananda memaparkan sejumlah program strategis yang tengah disiapkan MGPA. Salah satu fokus utama adalah memastikan kesiapan teknis sirkuit agar memenuhi seluruh standar yang dipersyaratkan untuk penyelenggaraan MotoGP.

Selain persiapan lintasan dan fasilitas pendukung, MGPA juga tengah merancang program pra-event bertajuk Road to MotoGP. Program tersebut akan menghadirkan berbagai kegiatan promosi dan aktivitas interaktif yang melibatkan masyarakat, komunitas, pelaku usaha, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Menurut Ananda, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap MotoGP, tetapi juga memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia di mata dunia.

"Kami ingin memastikan seluruh persiapan MotoGP berjalan dengan baik melalui koordinasi yang erat bersama Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah," ujarnya.

Ia menegaskan keberhasilan penyelenggaraan MotoGP tidak dapat dicapai oleh satu pihak semata. Dukungan pemerintah daerah, masyarakat, pelaku usaha, serta seluruh stakeholder menjadi faktor penting dalam menciptakan event yang sukses dan berdampak luas.

"Dukungan seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar penyelenggaraan MotoGP dapat berlangsung sukses dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat," ujarnya.

Setelah bertemu Gubernur NTB, Ananda melanjutkan agenda dengan bersilaturahmi ke Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas upaya memaksimalkan dampak ekonomi dari setiap event yang digelar di kawasan Mandalika.

MGPA dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah sepakat bahwa manfaat ekonomi dari MotoGP maupun event lainnya harus dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sektor transportasi, penyedia jasa wisata, hingga usaha akomodasi di sekitar kawasan Mandalika.

Ananda menilai hubungan yang harmonis antara pengelola sirkuit dan pemerintah daerah merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan Mandalika sebagai tuan rumah berbagai ajang balap internasional.

"Kami percaya keberhasilan Mandalika tidak dapat dicapai sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pengelola kawasan, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh stakeholder," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....