Keseruan Balap Kartini Race MFoS: Duel Sengit hingga Dominasi Alinka di Lintasan

  • 04 Mei 2026 15:46 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Gemuruh mesin dan aksi saling salip langsung membakar suasana Mandalika International Circuit dalam gelaran Mandalika Festival of Speed, khususnya pada balapan Krida Agya OMR Kartini Race. Sejak lampu start dipadamkan, para pembalap langsung memacu kendaraan mereka, menciptakan tensi tinggi dengan duel ketat di hampir setiap sektor lintasan.

Balapan yang menggunakan spesifikasi Toyota Agya ini menyuguhkan pertarungan seru, terutama di lap-lap awal. Barisan tengah menjadi titik paling panas, di mana para pembalap saling beradu kecepatan dan strategi untuk mengamankan posisi terbaik. Manuver agresif namun terukur terlihat di beberapa tikungan, menghadirkan aksi salip-menyalip yang memacu adrenalin penonton.

Di tengah panasnya persaingan, Alinka Hardianti justru tampil tanpa cela. Mengendarai mobil nomor 4, Alinka langsung tancap gas sejak awal dan secara konsisten menjaga jarak dari para pesaingnya. Meski mendapat tekanan di fase awal lomba, ia mampu mengontrol ritme balap dengan sangat baik, hingga akhirnya melintasi garis finis sebagai pemenang dengan keunggulan meyakinkan.

Sementara itu, pertarungan tak kalah sengit terjadi dalam perebutan posisi podium. Clio Tjonnadi harus berjibaku mempertahankan posisinya dari tekanan Alexandra Asmasoebrata. Duel keduanya berlangsung ketat sepanjang balapan, dengan selisih waktu yang terus terjaga tipis sebelum akhirnya Clio mengunci posisi kedua. Alexandra yang terus menempel ketat harus puas finis di posisi ketiga.

Keseruan juga terjadi di papan tengah. Audya Anjani tampil konsisten untuk mengamankan posisi keempat, meski terus dibayangi tekanan dari Ine Rosdiana yang berusaha memangkas jarak. Keduanya sempat terlibat duel jarak dekat yang membuat jalannya lomba semakin menarik untuk disaksikan.

Di sisi lain, Patricia Revalina dari tim Putkar Reborn berupaya menjaga ritme balap agar tetap kompetitif hingga finis di posisi keenam. Sementara dua pembalap lainnya, Belove Athaya dan Vivit Fariana, harus menghadapi tantangan lebih berat setelah tertinggal satu putaran dari pemimpin lomba.

Dominasi tim Women in Motorsport semakin terasa dengan keberhasilan mereka menguasai tiga posisi teratas. Namun lebih dari sekadar hasil akhir, Kartini Race kali ini benar-benar menghadirkan tontonan balap yang penuh drama, strategi, dan aksi menegangkan sejak start hingga finis.

"Ajang ini bukan hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga bukti nyata bahwa pembalap wanita Indonesia mampu menyajikan balapan yang seru, kompetitif, dan berkelas di level sirkuit internasional," ungkap Dirut MGPA Priandhi Satria.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....