Tampil Menjanjikan, Ai Ogura Terpaksa Mundur akibat Masalah Teknis

  • 30 Mar 2026 16:49 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Amerika Serikat- Harapan besar Ai Ogura untuk meraih hasil terbaik di balapan kandang timnya sirna secara dramatis setelah mengalami masalah teknis saat tampil impresif di putaran ketiga Grand Prix Amerika Serikat MotoGP 2026.

Dikutip dari website resmi MotoGP, Ogura tampil spesial dengan mengendarai motor Aprilia RS-GP berbalut livery bendera Amerika Serikat, memperingati 250 tahun kemerdekaan Negeri Paman Sam. Momentum tersebut sempat terasa sempurna ketika pembalap asal Jepang itu menunjukkan performa kompetitif sejak awal lomba.

Memulai balapan dari posisi ke-10, Ogura langsung tampil agresif. Ia sempat melesat ke posisi ketiga pada lap ketiga sebelum kemudian stabil di barisan depan. Konsistensinya berlanjut hingga lap kesembilan, saat ia mencatatkan lap tercepat dan bertahan di posisi keenam.

Performa impresif itu semakin terlihat ketika Ogura sukses menyalip Francesco Bagnaia pada lap ke-13 untuk naik ke posisi keempat. Ia bahkan mampu memangkas jarak dari hampir lima detik menjadi hanya 0,8 detik di belakang Pedro Acosta, membuka peluang realistis untuk meraih podium perdananya di kelas utama.

Namun, harapan tersebut sirna dalam sekejap. Pada lap ke-15, lampu peringatan muncul di akhir sektor pertama, menandakan adanya masalah pada mesin. Kecepatan Ogura langsung menurun drastis sebelum akhirnya motor berhenti dan memaksanya mundur dari balapan.

Manajer tim Davide Brivio mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut, meski tetap mengapresiasi performa luar biasa pembalapnya.

"Sejujurnya, hasil hari ini sangat mengecewakan. Kami mencoba maju dan mengubah pola pikir, dan Ai menjalani balapan yang fantastis. Dia mencetak lap tercepat dan naik dari posisi ke-10, jadi kami yakin dia bisa naik podium," ujarnya, Minggu 29 Maret 2026.

Brivio menambahkan bahwa masalah mesin menjadi satu-satunya faktor yang menggagalkan hasil maksimal tim.

"Sayangnya, dia mengalami masalah mesin dan motornya berhenti. Tidak ada pilihan selain mundur. Ini sangat disesalkan, apalagi terjadi di balapan kandang kami. Dia pantas mendapatkan hasil yang jauh lebih baik," katanya.

Lebih lanjut, Brivio menilai performa Ogura menjadi sinyal positif bagi tim ke depan.

"Balapannya fantastis. Dia sangat cepat, dan kami yakin akan ada banyak hari baik di masa depan. Kami punya motor yang kuat, tim yang solid, dan pembalap yang kompetitif. Kami akan bangkit dari kekecewaan ini," tegasnya.

Kegagalan finis ini menjadi pukulan bagi Trackhouse, terutama karena momentum positif yang tengah dibangun. Meski demikian, performa Ogura sepanjang balapan menjadi catatan penting bahwa ia mulai menemukan ritme di kelas premier.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....