Pelanggaran Tekanan Ban, Acosta Tergusur dari Podium Sprint GP Amerika Serikat
- 29 Mar 2026 17:28 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Amerika Serikat - Balapan Tissot Sprint dalam ajang Red Bull Grand Prix Amerika Serikat menghadirkan drama yang berlanjut hingga setelah garis finis. Insiden terkait pelanggaran teknis kembali menjadi sorotan, kali ini menimpa pembalap muda andalan KTM, Pedro Acosta, Sabtu 28 Maret 2026 waktu setempat.
Rider berjuluk El Tiburon itu sejatinya tampil impresif sepanjang Sprint yang berlangsung 10 lap di Circuit of The Americas (COTA). Ia mampu mengamankan posisi ketiga saat bendera finis dikibarkan, sekaligus meraih podium penting dalam persaingan ketat kelas utama MotoGP.
Namun, hasil tersebut tidak bertahan lama. Tak lama setelah balapan usai, Acosta langsung berada dalam investigasi steward terkait dugaan pelanggaran tekanan ban. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, ditemukan bahwa tekanan ban yang digunakan berada di bawah batas minimum yang telah ditetapkan dalam regulasi.
Akibat pelanggaran tersebut, Acosta dijatuhi penalti waktu delapan detik. Sanksi itu membuatnya harus turun drastis dari posisi ketiga ke peringkat kedelapan dalam klasemen akhir Sprint.
Situasi ini membuka peluang bagi pembalap lain untuk naik posisi, termasuk Enea Bastianini. Rider Italia yang membela Red Bull KTM Tech3 tersebut pun berhak naik ke posisi ketiga dan mengamankan podium Sprint.
Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Bastianini, yang semakin menunjukkan adaptasi kuatnya bersama KTM. Podium tersebut sekaligus menjadi yang kedua baginya dalam Sprint musim ini, mempertegas peningkatan performa yang konsisten.
Momentum positif ini menjadi bekal berharga bagi Bastianini menjelang balapan utama GP Amerika Serikat. Balapan Grand Prix dijadwalkan berlangsung pada Senin 30 Maret dini hari WIB, di mana para pembalap akan kembali bertarung dalam jarak penuh.
Dengan performa yang terus menanjak, Bastianini diprediksi akan menjadi salah satu penantang serius dalam perebutan posisi depan. Sementara itu, Acosta diharapkan mampu bangkit dan memanfaatkan pengalaman pahit ini sebagai pelajaran dalam menghadapi ketatnya regulasi di MotoGP.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....