Pertamina Enduro–VR46 Bangun Fondasi Pembalap Muda Indonesia dari Mandalika

  • 27 Jan 2026 14:44 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mandalika - Komitmen membangun ekosistem balap motor Indonesia berstandar dunia kembali ditegaskan melalui kolaborasi Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy. Program pembinaan pembalap muda ini kembali digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, pada 27–30 Januari 2026, dengan menyasar talenta-talenta terbaik Tanah Air sejak usia dini.

Sebanyak 10 pembalap muda Indonesia terpilih dari ajang Mandalika Racing Series (MRS) mengikuti program pelatihan intensif tersebut. Para peserta diseleksi secara ketat oleh PT Pertamina Lubricants bersama manajemen MRS dari kelas 150cc dan 250cc, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mencetak pembalap berdaya saing internasional.

Berbeda dari program pelatihan konvensional, pembinaan ini tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan kecepatan di lintasan. Para pembalap dibekali pemahaman teknis menyeluruh, mulai dari karakter motor, spesifikasi mesin, strategi balap, hingga penguatan mental kompetisi. Mereka juga berkesempatan berlatih langsung bersama pembalap lulusan VR46 Riders Academy serta didampingi tim mekanik profesional.

“Pembinaan balap bukan hanya soal kecepatan, tetapi bagaimana menciptakan pembalap dan mekanik dengan pemahaman teknis yang kuat serta mental bertanding yang matang. Kolaborasi ini membuka akses langsung terhadap standar pembinaan balap motor dunia bagi talenta Indonesia,” ujar Vice President Marketing PT Pertamina Lubricants, Nugroho Setyo Utomo, Selasa 27 Januari 2026.

Penguatan program tidak berhenti pada pembalap. Pertamina Lubricants juga melibatkan 10 mekanik muda dari berbagai SMK binaan CSR untuk mengikuti pelatihan bersama tim mekanik VR46 Racing Team. Langkah ini menegaskan bahwa peran mekanik merupakan elemen vital dalam mendukung performa pembalap di lintasan, sekaligus memperluas transfer pengetahuan teknis sesuai standar balap profesional.

Sementara CEO VR46 Riders Academy, Carlo Casabianca, menilai Indonesia memiliki karakter pembalap yang unik dan potensial.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memahami pendekatan terbaik untuk mengembangkan talenta Indonesia secara terstruktur dan berorientasi jangka panjang, bukan sekadar mengejar hasil instan,” katanya.

Senada, Team Manager VR46 Racing Team Gianluca Falcioni menilai Mandalika sebagai lokasi ideal untuk pembinaan balap. Menurutnya, karakter sirkuit dan lingkungan yang mendukung menjadikan Mandalika sebagai pusat pengembangan balap motor yang menjanjikan di kawasan Asia.

Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Franco Morbidelli, turut berbagi pandangan mengenai pentingnya proses pembinaan. Ia menekankan bahwa balap motor adalah perjalanan panjang yang menuntut konsistensi, kemauan belajar, dan pemahaman menyeluruh terhadap motor serta tim.

Bagi para peserta, program ini menjadi pengalaman berharga. Salah satunya, Arai Agaska, mengaku termotivasi mengikuti akademi tersebut setelah melihat dampak positif yang dirasakan alumni sebelumnya. Ia menilai pembinaan ini bukan hanya mengasah teknik, tetapi juga membentuk pola pikir dan sikap sebagai pembalap profesional.

Adapun 10 pembalap yang mengikuti program ini yakni Felix Putra Mulya, M. Haikal Ramadhan, Arai Agaska, Fadhil Musyavi, Abid Azhar Musyarafa, M. Jallu Vesgio, Kenzie Akbar, M. Arkana Ardin Kurniawan, Agam Pratama, dan Ziven Rosul.

Sebagai bagian dari pendekatan edukatif, Pertamina Enduro bersama para riders dan tim mekanik VR46 Racing Team sebelumnya juga turut mengunjungi SMK Negeri 1 Kopang, Lombok Tengah. Dalam kunjungan tersebut, siswa mendapatkan pemaparan langsung mengenai standar kerja mekanik balap profesional, guna menumbuhkan motivasi dan disiplin sejak bangku pendidikan vokasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....