Tim Karate Bhayangkara Presisi Kuasai Piala Panglima TNI 2026 dengan 23 Medali
- 30 Sep 2026 20:52 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Tim Karate Bhayangkara Presisi Mabes Polri berhasil meraih gelar juara umum dalam Open Tournament Karate Piala Panglima TNI 2026 yang digelar di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur.
- Kontingen tersebut meraih total 23 medali yang terdiri dari delapan emas, enam perak, dan sembilan perunggu untuk menutup persaingan kategori TNI-Polri.
- Turnamen ini diikuti oleh 17 kontingen dari berbagai unsur TNI maupun Polri di Indonesia dan diselenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun TNI pada tanggal 28–30 September 2026.
RRI.CO.ID, Mataram — Gelar juara umum berhasil diamankan Tim Karate Bhayangkara Presisi (KBP) Mabes Polri dalam Open Tournament Karate Piala Panglima TNI 2026. Bertanding di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, 28–30 September 2026, kontingen tersebut menutup persaingan kategori TNI-Polri dengan torehan 23 medali.
Perolehan itu terdiri dari delapan emas, enam perak, dan sembilan perunggu. Hasil tersebut menempatkan KBP Mabes Polri di posisi teratas dalam turnamen yang digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun TNI dan diikuti 17 kontingen dari berbagai unsur TNI maupun Polri di Indonesia.
Keberhasilan tersebut tidak datang secara instan. Komposisi tim sebelumnya diperkuat melalui konsolidasi atlet berprestasi yang dilakukan Ketua Karate Bhayangkara Presisi Mabes Polri, Prof. (Ris.) Hermawan Sulistyo atau Prof. Kikiek.
Sebanyak 32 karateka yang sebelumnya mencatat prestasi pada Piala Kapolri 2026 dipanggil untuk menjalani persiapan menghadapi turnamen Piala Panglima TNI. Langkah itu kemudian menghasilkan skuad yang mampu bersaing dan mengamankan sejumlah podium di kelas kata maupun kumite.
“Gelar juara umum ini merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, dan dedikasi para atlet bersama tim pelatih. Pemanggilan 32 peraih juara Piala Kapolri terbukti membentuk komposisi yang solid untuk menghadapi persaingan dengan 17 kontingen,” ujar Prof. Kikiek.
Delapan emas menjadi salah satu penopang utama keberhasilan KBP merebut gelar juara umum. Pada nomor kata perorangan putra TNI-Polri, Yudha Fadillah Pratama dari Polda Jabar berhasil menjadi yang terbaik.
Emas berikutnya datang dari Emilia Sri dari Polda Metro Jaya melalui nomor Kata Perorangan Putri. Emilia kembali menyumbang emas ketika tampil bersama Dian Monica Nababan dan Syifa Amalia Akhmad dalam Kata Beregu Putri.
Sementara dari nomor kumite, emas dipersembahkan Jessica Tety Debora dari Polda Riau pada kelas +68 kg putri, Ailam Fa Agna dari Polda Kalsel di kelas -55 kg putri, serta Nur Halim dari Polda Lampung pada kelas -67 kg putra.
Dua emas lainnya diraih Brillyan Ogy Bagus Kusuma dari Polda Jatim pada kelas -75 kg putra dan Ni Komang Astrid dari Polda Bali di kelas -68 kg putri.
Perolehan medali KBP semakin lengkap setelah enam karateka menyumbangkan medali perak. Mereka ialah Syifa Amalia Akhmad dari Polda Metro Jaya, Afifah Azzura dari Polda Sumut, Ni Luh Putu Ayu Kompyang Purwandani dari Polda Bali, Meisya Asriana, Niza Azzura dari Polda Banten, serta Farhan Al Amin dari Polda Sumbar.
Enam medali tersebut berasal dari nomor kata perorangan putri serta sejumlah kelas kumite putra dan putri.
Tambahan sembilan perunggu kemudian melengkapi total raihan 23 medali. Medali tersebut disumbangkan Meisya Asriana dan Sonya Aulia dari Polda NTB pada Kata Perorangan Putri, serta Arenry Le Roi dari Polda Babel pada Kata Perorangan Putra.
Pada Kata Beregu Putra TNI-Polri, trio Polda Jabar yang terdiri dari Yudha Fadillah Pratama, Maulana Malik Awaludin, dan Fadil Muhammad Rahman juga berhasil menyumbang perunggu.
Dari nomor kumite, medali perunggu diraih Ahmad Alaydrus dari Polda Jatim, Salma Aulia dari Baharkam Polri, Dwi Shefira dari Polda Jabar, Muhammad Dimas Rifqi dari Polda Jatim, serta Timothy Roberto Octo Karly dari Korbrimob.
Prestasi di Malang menjadi bagian dari rangkaian capaian KBP sepanjang 2026. Sebelumnya, tim tersebut juga tampil dalam Thailand Open Championship di Kasetsart University, Bangkok.
Dari kompetisi internasional itu, KBP membawa pulang enam medali, masing-masing tiga emas dan tiga perunggu. Catatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan keberhasilan merebut 23 medali di Piala Panglima TNI 2026.
Bagi tim, dua capaian tersebut menjadi bagian dari proses menuju kompetisi internasional berikutnya. Salah satu agenda yang dibidik adalah World Police and Fire Games 2027 di Perth, Australia.
“Rangkaian hasil dari Thailand Open hingga menjadi juara umum di Piala Panglima TNI menjadi fondasi penting sekaligus bahan evaluasi untuk menghadapi tantangan berikutnya. Target besar kami adalah mempersiapkan diri menuju World Police and Fire Games 2027 di Perth dan berupaya mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi,” ucap Prof. Kikiek, katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....