Batur Ite Badminton Series Jadi Ajang Penjaringan Bibit Atlet

  • 30 Sep 2026 06:26 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara– Batur Ite Badminton Series 2026 menjadi salah satu ruang untuk melihat potensi atlet bulu tangkis Lombok Utara. Pertandingan yang digelar di GOR Gyfa Pantura, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, itu turut mendapat pemantauan dari tim Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI H. Lalu Hadrian Irfani mengatakan turnamen tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Komisi X DPR RI, Kemenpora, dan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.

"Ini bukan event sembarangan. Ini kolaborasi Komisi X DPR RI bersama Kemenpora dan Pemkab Lombok Utara," kata Lalu Hadrian saat penutupan turnamen, Sabtu 27 September 2026.

Menurut dia, kehadiran tim Kemenpora dalam rangkaian pertandingan menjadi bagian dari upaya melihat langsung kemampuan atlet yang tampil. Pemantauan tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi atlet daerah untuk mendapatkan kesempatan mengikuti pembinaan di tingkat yang lebih tinggi.

"Semoga nanti ada atlet badminton dari Lombok Utara yang diundang ke Jakarta untuk mengikuti seleksi masuk pelatnas," ujarnya.

Lalu Hadrian menilai potensi atlet Lombok Utara cukup besar. Ia melihat kemampuan sejumlah pemain yang tampil dalam turnamen tidak jauh dari standar pemain dengan pengalaman kompetisi yang lebih tinggi.

"Ternyata atlet-atlet Lombok Utara itu dahsyat, tinggal dipoles sedikit saja," katanya.

Menurutnya, pembinaan atlet daerah membutuhkan kompetisi yang konsisten. Semakin sering atlet mendapatkan kesempatan bertanding, semakin banyak pengalaman yang diperoleh untuk menghadapi pertandingan dengan tekanan dan tingkat persaingan berbeda.

Batur Ite Badminton Series 2026 berlangsung pada 21-27 September. Turnamen tersebut mempertemukan para pemain bulu tangkis dalam dua kategori yang dipertandingkan.

Selain menjadi ajang kompetisi, penyelenggaraan turnamen juga diarahkan untuk memperluas jejaring pembinaan atlet di Pulau Lombok. Lalu Hadrian mengumumkan semifinalis dari Lombok Utara, Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur akan dipertemukan dalam grand final yang direncanakan pada akhir November 2026.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri menyambut dukungan tersebut. Ia mengatakan pemerintah daerah membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk memperkuat pembinaan olahraga di Lombok Utara.

Kusmalahadi menilai kompetisi seperti Batur Ite penting karena atlet membutuhkan wadah untuk menguji kemampuan sekaligus membangun mental bertanding.

"Sehebat apa pun kemampuan seorang atlet, kalau tidak ada wadah kompetisi dan latihan mental, prestasinya tidak akan maksimal," ujarnya.

Ia berharap kerja sama dalam pembinaan olahraga dapat terus diperkuat. Menurutnya, potensi atlet Lombok Utara tidak hanya berada pada cabang bulu tangkis, tetapi juga pada berbagai cabang olahraga lainnya.

Kusmalahadi juga meminta atlet yang telah mengikuti kompetisi tidak cepat puas dengan pencapaian di tingkat lokal.

"Jangan hanya sukses di tempat sendiri," katanya.

Ia berharap dari rangkaian kompetisi tersebut lahir atlet Lombok Utara yang mampu melanjutkan prestasi ke tingkat provinsi maupun nasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....