755 Siswa Madrasah Lombok Barat Siap Adu Prestasi untuk Rebut Tiket OMI NTB

  • 07 Sep 2026 15:50 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat — Sebanyak 755 siswa madrasah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lombok Barat mulai bersaing dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten 2026. Kompetisi ini menjadi tahapan penting untuk menjaring siswa terbaik yang akan membawa nama Lombok Barat ke tingkat provinsi.

Pembukaan OMI 2026 digelar di halaman MAN Lombok Barat, Senin, 7 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, H. Muliadi, M.Pd.I., mengatakan jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

“Alhamdulillah, peserta OMI tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Totalnya mencapai 755 siswa,” ujarnya. Senin 7 September 2026.

Komposisi peserta terdiri atas 118 siswa MI, 274 siswa MTs, dan 363 siswa MA. Mereka mengikuti sejumlah mata pelajaran yang telah ditetapkan dalam ajang olimpiade tersebut.

Menurut Muliadi, OMI tingkat kabupaten bukan sekadar ajang kompetisi akademik, tetapi menjadi pintu awal bagi siswa madrasah untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

Dari setiap mata lomba, nantinya akan ditetapkan tiga peserta terbaik sebagai juara satu, dua, dan tiga. Mereka kemudian diproyeksikan menjadi wakil Lombok Barat pada OMI tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Yang berkompetisi hari ini akan dijaring menjadi tiga besar. Juara satu, dua, dan tiga itulah yang nantinya menjadi perwakilan Kabupaten Lombok Barat ke tingkat provinsi,” katanya menegaskan.

Tahapan seleksi tidak berhenti di tingkat provinsi. Peserta yang berhasil menjadi yang terbaik di tingkat NTB akan kembali diseleksi untuk mewakili provinsi pada OMI tingkat nasional.

Muliadi berharap proses tersebut mampu melahirkan siswa Lombok Barat yang tidak hanya lolos hingga provinsi, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional.

“Mudah-mudahan ada anak-anak kita yang bisa mewakili provinsi ke tingkat pusat dan menjadi juara di tingkat nasional,” ucapnya.

Kemenag Lombok Barat telah mendorong madrasah untuk melakukan pembinaan sejak jauh sebelum pelaksanaan OMI tingkat kabupaten. Pembinaan dilakukan melalui pendalaman materi dan bimbingan khusus sesuai mata pelajaran yang dilombakan.

Untuk jenjang MA, bidang yang dipertandingkan antara lain matematika, Bahasa Indonesia, IPA, geografi, fisika, kimia, dan IPS. Sementara setiap madrasah terlebih dahulu melakukan seleksi internal sebelum mengirimkan peserta terbaiknya ke tingkat kabupaten.

Muliadi menjelaskan, mekanisme tersebut membuat peserta yang tampil dalam OMI kabupaten merupakan hasil seleksi dari masing-masing madrasah.

“Dari madrasah dilakukan pembinaan dan seleksi. Perwakilan terbaik dari masing-masing madrasah kemudian mengikuti kompetisi di tingkat kabupaten,” katanya.

Ia menambahkan, pembinaan tidak hanya menjadi tanggung jawab peserta. Kemenag melalui seksi terkait, pengawas, kepala madrasah, serta kelompok kerja madrasah turut mengarahkan para pembimbing agar mempersiapkan siswa sejak dini.

“Kita sudah menyampaikan kepada pengawas, kepala madrasah, ketua KKM, sampai pembimbing dan pelatih masing-masing madrasah agar melakukan persiapan sedini mungkin,” ujarnya.

Sebagai lokasi pembukaan sekaligus tuan rumah OMI tingkat Kabupaten Lombok Barat, MAN Lombok Barat tidak ingin sekadar menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan.

Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihaknya memiliki motivasi tambahan karena seluruh rangkaian pembukaan OMI tingkat kabupaten dipusatkan di madrasah tersebut.

“Pembukaan tingkat kabupaten dipusatkan di MAN Lombok Barat. Peserta dari jenjang MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Lombok Barat berkumpul di sini,” katanya.

Ia menyebut sebanyak 18 siswa MAN Lombok Barat ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Mereka tersebar pada enam mata pelajaran yang dilombakan.

Kemas berharap seluruh peserta dari MAN Lombok Barat mampu menembus seleksi tingkat provinsi.

“Dari 18 peserta ini kami berharap semuanya bisa masuk ke tingkat provinsi. Itu target kami,” ujarnya.

Untuk mendongkrak motivasi siswa, pihak madrasah bahkan menyiapkan penghargaan khusus bagi peserta yang mampu mencapai tingkat nasional.

Kemas mengatakan apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan siswa sekaligus dorongan agar mereka berani memasang target lebih tinggi.

“Kalau ada yang sampai tingkat nasional, kami sudah menyiapkan apresiasi. Kami bahkan menyiapkan hadiah dan anak-anak bisa memilih, salah satunya laptop,” katanya.

Menjadi tuan rumah dengan jumlah peserta mencapai ratusan siswa juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi MAN Lombok Barat.

Kemas mengatakan pihaknya berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta, termasuk siswa yang berasal dari madrasah swasta.

Menurut dia, jumlah peserta tidak boleh dipandang sebagai dominasi madrasah negeri. Setiap madrasah memiliki kesempatan yang sama sesuai kuota yang telah ditetapkan.

“Jangan sampai disimpulkan madrasah negeri yang paling banyak. Madrasah aliyah swasta juga memiliki jumlah peserta sesuai porsinya,” ujarnya.

Dengan total 755 peserta dari tiga jenjang pendidikan, Kemas menilai OMI 2026 menjadi momentum penting untuk menunjukkan kualitas sekaligus semangat kompetitif siswa madrasah di Lombok Barat.

Sebagai tuan rumah, ia juga mengingatkan para peserta MAN Lombok Barat agar tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri.

“Jangan sampai menjadi tuan rumah tetapi hanya menonton. Kami berharap partisipasi anak-anak kita maksimal dan bisa berprestasi,” katanya menegaskan.

Ia memastikan seluruh persiapan telah diupayakan semaksimal mungkin agar pelaksanaan OMI berjalan lancar dan peserta dari berbagai madrasah mendapatkan pelayanan yang baik.

“Kami sudah berikhtiar maksimal. Mudah-mudahan pelaksanaan ini tidak mengecewakan dan seluruh peserta bisa mengikuti kompetisi dengan baik,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....