KONI Dompu Terbelah, Ketua Dukung Mori Sekretaris Dukung Miq Iqbal
- 19 Agt 2026 10:47 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu— Peta dukungan menjelang pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat mulai menghangat. Dua nama yang kini ramai diperbincangkan publik adalah Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan petahana Mori Hanafi.
Persaingan tersebut turut terasa di tingkat kabupaten dan kota, termasuk di Kabupaten Dompu. Dukungan dari internal KONI Dompu disebut mulai terbelah menjelang pemilihan ketua KONI NTB untuk periode empat tahun mendatang.
Secara resmi, KONI Kabupaten Dompu telah menerbitkan surat dukungan kepada Mori Hanafi untuk kembali memimpin KONI NTB. Dukungan tersebut menjadi salah satu sinyal politik olahraga dari daerah dalam menghadapi proses pemilihan ketua KONI tingkat provinsi.
Namun, di balik surat dukungan tersebut, muncul kabar adanya perbedaan sikap di internal KONI Dompu.
Kabar yang didapat menyebutkan, dukungan dari KONI Dompu dikabarkan tidak sepenuhnya solid. Informasi yang berkembang menyebutkan, ketua KONI Dompu, Asrullah memberikan dukungan kepada Mori Hanafi, sementara sekretarisnya disebut memiliki pilihan berbeda dengan mendukung Lalu Muhammad Iqbal.
Itu tergambar dari srat dukungan yang dikeluarkan Koni Kabupaten Dompu, hanya di tanda tangani Ketua Koni saja, tanpa ada tanda tangan sekretaris. Padahal. Kop di atasnya menggunakn Kop surat resmi Koni Kabupaten Dompu dan berstempel resmi Koni Kabupaten Dompu.
“Dukungan dari Dompu kabarnya tidak utuh. Ada perbedaan pilihan di internal pengurus,” kata salah sumber internal Koni Dompu, yang enggan disebutkan namanya, Rabu, 19 Agustus 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi dinamika yang wajar dalam proses pemilihan organisasi olahraga. Namun, perbedaan pilihan sebaiknya tidak sampai mengganggu soliditas organisasi maupun pembinaan atlet di daerah.
Siapapun yang nantinya terpilih menjadi Ketua KONI NTB, kata sumber tersebut, akan menghadapi pekerjaan besar. Tantangan KONI NTB tidak hanya berkaitan dengan peningkatan prestasi atlet dan perolehan medali dalam berbagai kejuaraan, tetapi juga menyangkut agenda olahraga berskala nasional.
Salah satu tugas terbesar adalah memastikan kesiapan NTB sebagai salah satu tuan rumah bersama Nusa Tenggara Timur dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII.
“Siapapun yang terpilih memiliki tugas berat. Bukan hanya meningkatkan prestasi olahraga NTB, tetapi juga memastikan pelaksanaan PON XXII berjalan sukses,” ujarnya.
Menurutnya, kepemimpinan KONI NTB ke depan membutuhkan konsolidasi yang kuat antara KONI provinsi, KONI kabupaten dan kota, cabang olahraga, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga.
Ia berharap proses pemilihan Ketua KONI NTB tidak hanya menjadi pertarungan dukungan politik organisasi, tetapi menjadi momentum untuk menyusun arah baru pembinaan olahraga NTB.
Dengan semakin menguatnya dua nama bakal calon, dinamika dukungan dari KONI kabupaten dan kota diperkirakan akan menjadi faktor penting dalam menentukan siapa yang akan memimpin organisasi olahraga tersebut untuk empat tahun mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....