Lakey, Kawah Condrodimoko yang Menempa Kesatria Surfing Dunia

  • 29 Jul 2026 10:07 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Pantai Lakey di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, tidak hanya dikenal karena panorama alamnya yang memukau. Di balik gulungan ombaknya yang legendaris, Lakey telah lama menjadi tempat lahir dan ditempanya peselancar-peselancar kelas dunia.

Bagi komunitas surfing internasional, Lakey layak disebut sebagai "Kawah Condrodimoko", tempat menempa peselancar menjadi atlet tangguh sebelum berlaga di panggung dunia.

Dalam kisah pewayangan, Kawah Condrodimoko merupakan tempat seorang calon kesatria menjalani tempaan terakhir sebelum turun ke medan laga.

Siapa pun yang berhasil melewati proses tersebut diyakini akan menjadi kesatria sejati yang sulit ditandingi.

Filosofi itu dinilai sangat tepat menggambarkan Pantai Lakey, yang selama puluhan tahun menjadi arena pembentukan mental, teknik, dan keberanian para peselancar.

Ketua Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Kabupaten Dompu, Dedi Gun, mengatakan Lakey telah melahirkan banyak peselancar berprestasi yang mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.

Di antaranya adalah One Anwar dan Bronson Meydi, dua peselancar asal Lakey yang telah melanglang buana mengikuti berbagai kejuaraan dunia.

Keduanya bahkan pernah tampil mewakili Indonesia pada ajang bergengsi seperti SEA Games dan Asian Games, selain meraih prestasi dalam berbagai kompetisi internasional lainnya.

Menurut Dedi Gun, Lakey bukan sekadar lokasi latihan, melainkan arena pembuktian kemampuan peselancar dunia.

"Beberapa ujian akhir maupun kegiatan klub-klub selancar internasional menjadikan Lakey sebagai tempat evaluasi terakhir. Jika seorang peselancar mampu menaklukkan ombak Lakey, maka ia dianggap siap diterjunkan ke berbagai event dunia," ujarnya, Rabu, 29 Juli 2026.

Ia menjelaskan, berbagai kejuaraan surfing internasional telah berulang kali digelar di Pantai Lakey. Salah satunya adalah World Wide Qualifying Series (WWQS) yang menjadi bagian dari kalender kompetisi dunia.

Selain itu, organisasi selancar internasional seperti ASP yang berpusat di California, ISA, serta INSA yang berpusat di Bali, juga rutin menggelar pelatihan maupun kompetisi di Lakey sebagai bagian dari proses pembinaan atlet surfing.

Keistimewaan Lakey terletak pada karakter ombaknya yang unik dan konsisten. Pantai ini diakui luas oleh peselancar profesional sebagai salah satu lokasi surfing terbaik di dunia karena memiliki ombak kidal (left-hand wave) yang panjang, stabil, dan membentuk tabung sempurna.

Di kawasan ini terdapat beberapa titik surfing kelas dunia, di antaranya Lakey Peak, yang memiliki karakter ombak berbentuk A-frame sehingga menghasilkan gulungan ke kiri dan ke kanan secara bersamaan.

"Selain itu terdapat pula spot Lakey Pipe, Periscope, Cobblestones, dan Nangas, yang masing-masing menawarkan tingkat kesulitan berbeda," katanya.

Pada musim kemarau, tinggi ombak di Lakey dapat mencapai lebih dari dua hingga tiga meter dengan kondisi arus yang relatif stabil, menjadikannya lokasi ideal untuk pembinaan maupun kompetisi internasional.

Namun, di tengah reputasi tersebut, muncul kekhawatiran dari kalangan pecinta surfing. Lakey yang selama ini dikenal sebagai "Kawah Condrodimoko" peselancar dunia justru dikabarkan tidak menjadi pilihan sebagai lokasi cabang olahraga surfing pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTB–NTT.

Beredar informasi bahwa penyelenggara mempertimbangkan Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, sebagai lokasi pertandingan surfing.

Apabila keputusan tersebut benar, Dedi Gun menilai hal itu menjadi ironi bagi dunia surfing Indonesia.

Lakey, kata Dedi, telah terbukti melahirkan atlet-atlet dunia dan menjadi tempat pembentukan peselancar internasional.

Jika event sebesar PON tidak memanfaatkan ombak Lakey, lanjut Dedi, maka mata rantai pembinaan yang selama ini terbentuk dikhawatirkan akan terputus.

Lakey, masih kata Dedi, bukan hanya destinasi wisata, tetapi kawah yang melahirkan kesatria-kesatria surfing Indonesia dan Dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....