Terima SK Tuan Rumah PON 2028, Apa yang Segera Dilakukan NTB?

  • 03 Jul 2026 12:40 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Setelah menerima Surat Keputusan (SK) penetapan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, langkah selanjutnya yang harus segera dilakukan yaitu membentuk Panitia Besar (PB) PON. Hal tersebut ditegaskan oleh Tokoh olahraga NTB, H. Andy Hadianto, bahwa pembentukan PB PON merupakan prioritas utama.

Menurut Andy, pembentukan PB PON menjadi landasan awal dimulainya seluruh proses persiapan penyelenggaraan PON. Ia mengingatkan bahwa waktu persiapan yang tersisa sekitar dua tahun merupakan periode yang sangat singkat untuk menggelar ajang olahraga nasional terbesar di Indonesia.

"SK PB PON harus segera diterbitkan. Karena PB PON itulah nanti yang akan bekerja. Waktu kita tidak panjang, 2 tahun ini waktu yang sangat pendek menurut saya," ujarnya Andy saat dijumpai usai dialog Pesta Bola Dunia di RRI Mataram Jumat, 3 Juli 2026.

Andy menjelaskan, pemerintah daerah bersama KONI harus segera mengusulkan pembentukan PB PON agar SK dapat diterbitkan oleh KONI Pusat. Setelah terbentuk secara resmi, PB PON dapat langsung menjalankan berbagai tahapan persiapan.

Menurutnya, tugas awal PB PON meliputi menyiapkan venue yang telah ditetapkan, memastikan cabang olahraga yang akan dipertandingkan, menghitung kebutuhan anggaran, hingga menyusun seluruh rencana operasional penyelenggaraan.

"Atas dasar itulah PB PON yang dibentuk ini bekerja. Mulai mempersiapkan venue yang sudah ditetapkan, kemudian cabang olahraga apa saja yang jadi dipertandingkan, kemudian berapa anggaran yang dibutuhkan," katanya.

Andy juga menjelaskan bahwa pola penyelenggaraan PON 2028 diperkirakan akan mengikuti mekanisme PON sebelumnya, di mana masing-masing daerah tuan rumah memiliki PB PON sendiri. Kepengurusan PB PON tersebut umumnya diketuai secara ex-officio oleh gubernur.

"Masing-masing provinsi punya PB PON, dan secara ex-officio biasanya diketuai oleh gubernur. itu yang harus segera diterbitkan, supaya kita bisa bekerja. Kalau itu enggak ada, dasar kita kerja apa?," ucapnya.

Karena itu, ia berharap proses administrasi pembentukan PB PON tidak berlarut-larut agar seluruh tahapan persiapan dapat segera berjalan sesuai jadwal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....