KONI Sumbawa Mulai Monev Persiapan Porprov NTB

  • 03 Jun 2026 16:16 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa mulai melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap cabang olahraga (cabor) yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Kegiatan tersebut dimulai Selasa 2 Juni 2026 dan dijadwalkan berlangsung selama 22 hari, hingga 23 Juni 2026 mendatang.

Monev dilakukan sebagai bagian dari upaya KONI Sumbawa untuk memastikan kesiapan atlet, pelatih, serta program pembinaan yang sedang berjalan di masing-masing cabang olahraga. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan memetakan potensi prestasi dan peluang perolehan medali yang dapat diraih Kabupaten Sumbawa pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Pada hari kedua pelaksanaan, Rabu 3 Juni 2026, tim monev mengunjungi cabang olahraga bulu tangkis dan bola basket yang tengah menjalani program latihan di kawasan Stadion Pragas, Sumbawa Besar.

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si, mengatakan monitoring dan evaluasi merupakan langkah strategis untuk mengukur sejauh mana perkembangan pembinaan atlet yang dilakukan masing-masing cabang olahraga.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut KONI ingin memastikan bahwa atlet dan pelatih menjalankan program latihan secara optimal sesuai standar yang telah ditetapkan. Selain itu, monev juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi cabang olahraga, baik terkait fasilitas, peralatan maupun aspek teknis lainnya.

“Dalam monev ini, KONI Sumbawa ingin memastikan atlet dan pelatih menjalankan porsi latihan dengan intensitas maksimal sesuai standar. Kemudian mengidentifikasi masalah fasilitas, peralatan, atau kendala teknis yang dihadapi setiap cabor. Termasuk menetapkan target perolehan medali dan memproyeksikan atlet-atlet potensial di Porprov NTB 2026,” ujar Rafiq kepada wartawan.

Ia menjelaskan, untuk memaksimalkan pelaksanaan monitoring dan evaluasi, KONI Sumbawa telah membentuk sejumlah tim yang akan bertugas melakukan pengawasan dan pendampingan pada masing-masing cabang olahraga selama masa pelaksanaan monev.

Pada kegiatan monitoring dipimpin oleh Kepala Bidang Humas KONI Sumbawa, Abet Kamarauddin, didampingi anggota Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) dan Humas KONI Sumbawa.

Abet Kamarauddin mengatakan pelaksanaan monev merupakan tindak lanjut dari kegiatan pra-monitoring yang telah dilakukan pada bulan sebelumnya. Dari hasil pra-monev tersebut, sejumlah catatan dan rekomendasi telah diberikan kepada masing-masing cabang olahraga sebagai bahan evaluasi dan perbaikan.

Melalui monitoring lanjutan ini, KONI ingin melihat sejauh mana perkembangan yang telah dicapai atlet maupun pelatih dalam meningkatkan kualitas persiapan menuju Porprov NTB 2026.

“Di monev ini kami ingin melihat peningkatan progres dari pola latihan dan kesiapan atlet. Harapannya agar Porprov yang diikuti nantinya dapat maksimal,” jelas Abet Kamarauddin.

Selain melakukan evaluasi program latihan, tim Binpres KONI Sumbawa juga memberikan sejumlah masukan kepada para pelatih. Salah satunya terkait pengaturan jadwal latihan agar tetap memperhatikan kondisi fisik atlet.

Pelatih diingatkan untuk tidak memberikan beban latihan yang berlebihan, khususnya pada sesi latihan dengan intensitas tinggi. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko cedera yang dapat mengganggu proses pembinaan maupun peluang atlet tampil optimal pada saat pertandingan.

Sementara itu, Sekretaris Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sumbawa, Dadang Mareta Ardian, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini terus mematangkan persiapan atlet menghadapi Porprov NTB 2026.

Dari total 12 atlet yang dipersiapkan, sebagian menjalani program latihan di Kabupaten Sumbawa, sementara beberapa atlet lainnya mengikuti pemusatan latihan di sejumlah daerah seperti Mataram, Jakarta, dan Semarang guna meningkatkan kualitas teknik dan pengalaman bertanding.

“Kami sudah merancang satu program yang efektif menjelang Porprov ini. Fokus kami saat ini pada latihan strategi pertandingan,” kata Dadang Mareta Ardian.

Hal serupa juga dilakukan cabang olahraga bola basket. Pelatih Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Sumbawa, Wawan, menjelaskan bahwa pembinaan atlet tetap berjalan meskipun sebagian pemain berada di luar daerah.

Menurutnya, atlet yang saat ini berada di Mataram tetap dipantau perkembangan latihannya melalui laporan dan dokumentasi video yang dikirim secara berkala kepada tim pelatih.

“Kendala untuk saat ini semua atlet belum bisa melakukan latihan secara bersamaan karena masih adanya kegiatan masing-masing,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya optimistis seluruh atlet dapat segera bergabung dalam program latihan terpadu menjelang pelaksanaan Porprov. Dengan persiapan yang terus dimatangkan sejak dini, cabang olahraga bola basket maupun bulu tangkis diharapkan mampu memberikan kontribusi prestasi bagi Kabupaten Sumbawa pada Porprov NTB 2026 mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....