Turnamen Pickleball Merumatta Senggigi Dongkrak Sport Tourism NTB

  • 15 Mei 2026 11:24 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Gelaran olahraga bertaraf internasional kembali menggeliat di Pulau Lombok. Champion Merumatta Senggigi PickleBall Tournament 2026 resmi digelar selama tiga hari mulai Kamis hingga Sabtu, 14–16 Mei 2026, dengan menghadirkan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Turnamen yang berlangsung di kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat itu sukses menarik perhatian komunitas olahraga pickleball. Sebanyak sekitar 200 peserta ambil bagian dalam ajang tersebut dengan biaya pendaftaran Rp200 ribu per orang dan total hadiah mencapai belasan juta rupiah.

General Manager Merumatta Senggigi, Fahrurrozi, mengatakan turnamen tahun ini menjadi penyelenggaraan kedua dengan skala yang jauh lebih besar dibanding sebelumnya.

“Ini sebenarnya event tahunan kami dan sekarang sudah memasuki tahun kedua. Namun untuk tahun ini skalanya jauh lebih besar dan sudah bisa dikatakan bertaraf internasional,” ujarnya, Jumat 15 Mei 2026.

Menurutnya, sejumlah peserta asing atau expat dari berbagai negara mulai berdatangan untuk mengikuti kompetisi tersebut. Tidak hanya dari Bali dan Kalimantan, peserta internasional juga hadir dari Malaysia hingga Prancis.

“Beberapa peserta dari luar negeri ikut meramaikan turnamen ini. Ada yang datang dari Malaysia, Prancis, dan sejumlah expat lainnya,” katanya menegaskan.

Ia menilai, event olahraga seperti pickleball memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan sport tourism di Nusa Tenggara Barat, khususnya Lombok Barat. Kehadiran peserta dari luar daerah dan luar negeri dinilai mampu meningkatkan okupansi hotel sekaligus menggerakkan sektor pariwisata lokal.

“Peserta datang bukan hanya untuk bertanding, tetapi juga membawa keluarga mereka untuk berlibur menikmati destinasi wisata di Lombok. Ini sangat mendukung sport tourism dan peningkatan okupansi hotel,” ucapnya.

Turnamen ini mempertandingkan tiga kategori utama yakni ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Selain itu, panitia juga membagi kelompok usia menjadi kategori 35+ dan 45+ untuk memberikan ruang kompetisi yang lebih kompetitif dan seimbang.

Fahrurrozi menjelaskan, kejuaraan tersebut bersifat terbuka atau open tournament sehingga siapa saja dapat ikut berpartisipasi tanpa harus mewakili klub tertentu.

“Ini bukan turnamen antar klub, melainkan open perseorangan. Jadi siapa saja bisa ikut dan merasakan atmosfer kompetisi di Senggigi,” katanya.

Ia juga mengungkapkan nomor tunggal tidak dipertandingkan tahun ini karena olahraga pickleball membutuhkan stamina tinggi jika dimainkan secara single. Karena itu, mayoritas pertandingan difokuskan pada nomor ganda.

Melihat antusiasme peserta yang terus meningkat, Champion Merumatta Senggigi PickleBall Tournament 2026 diharapkan mampu menjadi agenda sport tourism tahunan yang memperkuat citra Lombok sebagai destinasi wisata olahraga kelas nasional hingga internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....