Menuju PON 2028, Pemerintah Apresiasi Program Pelatihan PODSI NTB

  • 15 Apr 2026 15:30 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Gelaran olahraga terbesar di Indonesia atau Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028 menjadi pelecut bagi setiap cabang olahraga (cabor) untuk segera mempersiapkan dari berbagai sisi. Apalagi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dinobatkan sebagai salah satu tuan rumah multi event bergengsi empat tahunan ini.

Sebagai persiapannya berbagai pihak khusunya di NTB terus melakukan akselerasi, termasuk Pengprov Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) NTB.

Olahraga Dayung NTB kini tidak hanya fokus pada pembinaan atlet, tetapi juga mulai serius menggarap penguatan SDM di sektor kepelatihan dan wasit juri cabang olahraga dayung

Kabid Pembinaan dan Pengembangan Keolahragaan Dinas Dikpora NTB Agus Sukmayadi mengatakan langkah yang dilakukan PODSI NTB sangat positif sebagai bagian dari strategi menyukseskan PON 2028. Pasalnya, cabang olahraga dayung dipastikan akan dimainkan di NTB.

Karena itu, pengembangan kualitas SDM pelatih dan wasit juri menjadi krusial agar standar teknis pertandingan di PON 2028 mendatang dapat terpenuhi dengan baik.

”Pada PON 2028 itu, Dayung akan dimainkan di NTB, dalam proses menuju ke sana, selain pembinaan atlet, tentu proses pengembangan SDM baik dari sisi kepelatihan maupun dari sisi wasit juri, itu juga adalah hal yang penting,” ujar Agus, Rabu, 15 April 2026.

Selain pelatih, keberadaan wasit juri asal lokal juga menjadi atensi serius menjelang PON 2028. Dengan adanya pelatihan berlisensi, diharapkan para wasit juri dari NTB memahami regulasi terbaru yang berlaku.

Hal ini penting untuk memberikan edukasi kepada atlet dayung mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pertandingan, guna meminimalisir kesalahan teknis saat berlaga di PON 2028 nanti

Menurut Agus, target besarnya, NTB tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga memiliki perwakilan putra daerah yang bertugas sebagai wasit juri di cabang dayung pada PON 2028.

Untuk mencapai hal tersebut, para calon wasit juri didorong meningkatkan kompetensi sesuai standar yang ditetapkan pengurus pusat agar layak memimpin pertandingan bergengsi di PON 2028

Pemerintah juga berharap langkah proaktif PODSI NTB dalam menguatkan SDM ini diikuti cabang olahraga lainnya di NTB. Semua cabor diharapkan mulai mempersiapkan pelatih dan wasit juri berkualitas demi menyambut PON 2028.

”Tentu kita mendorong semua cabor melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh PODSI hari ini. Sehingga akan menjadi hal yang sangat positif sekali lagi ketika setidak-tidaknya di PON 2028 itu ada wasit asal NTB yang bertugas sebagai wasit pada cabang olahraga yang bersangkutan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....