PSTI NTB Dorong Pembinaan Atlet Takraw Melalui Dunia Pendidikan

  • 09 Apr 2026 15:04 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Kejuaraan Antar Pelajar jadi target pembinaan atlet Takraw NTB
  • Pulau Sumbawa jadi lumbung Atlet Sepak Takraw
  • PSTI NTB Dorong Pembinaan atlet dari dunia pendidikan

RRI.CO.ID, Mataram – Upaya memasyarakatkan olahraga sepak takraw di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus digencarkan. Wakil Sekretaris Pengprov Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) NTB Lukman, menegaskan bahwa pembinaan sejak usia dini melalui dunia pendidikan menjadi kunci utama untuk memperluas basis atlet.

Menurut Lukman, antusiasme masyarakat terhadap sepak takraw sebenarnya sudah sangat tinggi, terutama di Pulau Sumbawa. Hampir seluruh desa di wilayah tersebut aktif mengembangkan olahraga ini sehingga memudahkan proses pencarian dan pembinaan atlet berbakat.

“Di Pulau Sumbawa, sepak takraw benar-benar sudah memasyarakat. Hampir semua desa punya minat besar untuk mengembangkan olahraga ini,” ujarnya belum lama ini.

Namun, kondisi berbeda terjadi di Pulau Lombok. Lukman yang juga pelatih Sepak Takraw itu menyebutkan bahwa hingga saat ini sepak takraw belum sepenuhnya membudaya di tengah masyarakat pulau Lombok. Hal ini berdampak pada dominasi atlet asal Sumbawa dalam perwakilan kabupaten/kota di NTB.

“Sekitar 40 persen atlet yang mewakili daerah di Pulau Lombok justru berasal dari Sumbawa. Ini menunjukkan bahwa pembinaan di Lombok masih perlu ditingkatkan,” katanya.

Ia menekankan bahwa keberadaan atlet tidak bisa dilepaskan dari pembinaan di tingkat masyarakat. Semakin luas olahraga diperkenalkan, maka semakin mudah pula menjaring bibit-bibit unggul.

Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, Pengprov PSTI NTB bersepakat mendorong pengembangan sepak takraw melalui jalur pendidikan. Sekolah-sekolah dinilai sebagai sarana strategis untuk menanamkan minat olahraga sejak dini.

“Harapannya, melalui dunia pendidikan kita bisa memasyarakatkan sepak takraw, misalnya lewat kejuaraan antar pelajar dan kegiatan olahraga di sekolah,” ucapnya.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan popularitas sepak takraw di Pulau Lombok sekaligus memperkuat regenerasi atlet di NTB secara merata. Dengan pembinaan yang terstruktur sejak sekolah, NTB diharapkan dapat terus melahirkan atlet sepak takraw berprestasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....