Satlak Pelatda Loteng Gelar Workshop 47 Pelatih jelang Porprov 2026
- 31 Mar 2026 20:24 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah: Satuan Pelaksana (Satlak) Pelatda Tastura Juara Kabupaten Lombok Tengah terus mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi NTB XII yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar Workshop Pelatih Cabang Olahraga.
Kegiatan yang berlangsung di Praya tersebut diikuti sebanyak 47 pelatih dari berbagai cabang olahraga (cabor) yang tergabung dalam program Pelatda Tastura Juara. Jumlah tersebut merepresentasikan seluruh cabor yang dipersiapkan untuk berlaga di ajang Porprov mendatang.
Workshop ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi Universitas Pendidikan Mandalika yang memiliki keahlian di bidang kepelatihan olahraga, sport science, serta manajemen pembinaan prestasi.
Ketua Satlak Pelatda Tastura Juara, Samsul Rizal dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari tahapan pembinaan atlet menuju Porprov. Menurutnya, kualitas pelatih menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilan atlet di arena kompetisi.
“Keberhasilan atlet tidak terlepas dari peran pelatih sebagai ujung tombak pembinaan. Karena itu, peningkatan kapasitas pelatih menjadi prioritas utama,” ujarnya Selasa 31 Maret 2026.
Dalam workshop tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari perencanaan program latihan berbasis periodisasi, penerapan sport science dalam pembinaan atlet, manajemen kepelatihan dan evaluasi kinerja, hingga psikologi olahraga dan motivasi atlet. Seluruh materi diarahkan untuk meningkatkan kesiapan pelatih dalam menghadapi kompetisi tingkat provinsi.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyamakan persepsi serta strategi pembinaan antar pelatih, sekaligus mendorong penerapan pendekatan ilmiah dalam proses latihan guna mencapai performa puncak atlet saat Porprov berlangsung.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya saat menutup kegiatan memberikan apresiasi atas terselenggaranya workshop tersebut. Ia menekankan pentingnya implementasi hasil workshop dalam program latihan di lapangan.
“Workshop ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus benar-benar diterapkan dalam proses pembinaan atlet,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Porprov NTB XII menjadi momentum penting bagi Lombok Tengah untuk menunjukkan prestasi terbaik. Keberhasilan, kata dia, tidak hanya dilihat dari hasil akhir, tetapi juga dari proses pembinaan yang terencana, terarah, dan berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan para pelatih semakin siap dalam menjalankan program pembinaan, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing dan mengharumkan nama Lombok Tengah di tingkat provinsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....