Kasdiono: Tiga Figur yang Tepat Pimpin Olaharaga
- 26 Jan 2026 15:24 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Olahragawan senior sekaligus mantan Ketua KONI Nusa Tenggara Barat (NTB), Haji Muhammad Nur Said Kasdiono, menilai keberhasilan pembinaan dan kemajuan olahraga sangat ditentukan oleh figur pimpinan yang tepat dalam sebuah cabang olahraga (Cabor). Menurutnya, terdapat tiga golongan orang yang ideal memimpin organisasi olahraga agar bisa berkembang secara berkelanjutan.
Kasdiono menyebutkan 3 figur tersebut meliputi: Penguasa, Pengusaha, dan Figur yang memiliki akses kepada Penguasa dan Pengusaha. Hal tersebut disampaikan Kasdiono saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Tahunan Anggota Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) NTB yang dilaksanakan di Mataram pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Kasdiono menjelaskan, penguasa atau pejabat publik memiliki posisi strategis dalam mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada olahraga, mulai dari penganggaran, fasilitas, hingga regulasi pembinaan atlet. Sementara itu, pengusaha dinilai mampu menjadi motor pendukung dari sisi pendanaan dan sponsorship yang selama ini menjadi persoalan klasik olahraga daerah.
“Jadi kalau penguasa, itu punya kewenangan untuk melakukan kebijakan-kebijakan untuk memajukan olahraga. Ya kan? Nah, kalau pengusaha punya duit untuk memajukan olahraga. Kalau tidak ada keduanya itu, maka dicari orang yang punya relasi kepada penguasa dan pengusaha. Kalau tidak, Pak, susah olahraga kita ini,” ujarnya.
Adapun kriteria ketiga, lanjut Kasdiono, adalah sosok yang memiliki jejaring kuat baik dengan penguasa maupun pengusaha. Figur seperti ini dianggap mampu menjembatani kebutuhan organisasi olahraga dengan sumber daya yang tersedia.
Dalam konteks NTB, Kasdiono menilai kepengurusan KONI NTB saat ini sudah berada pada jalur yang tepat karena dipimpin oleh seorang legislator. Menurutnya, posisi tersebut memungkinkan KONI lebih leluasa berkomunikasi dan mempengaruhi arah kebijakan pemerintah daerah.
“Nah, saya lihat di KONI NTB secara garis besar sudah baguslah. KONI dipimpin oleh seorang legislator, yang tentunya juga itu sebagai penguasa juga, bisa melakukan kebijakan-kebijakan, bisa mewarnai kebijakan-kebijakan untuk memajukan olahraga. Demikian juga di cabor, cabor itu juga harus seperti itu,” katanya.
Kasdiono juga menyoroti kepemimpinan di tingkat cabang olahraga, khususnya PASI NTB. Ia memberikan apresiasi atas terpilihnya H. Didi Sumardi sebagai Ketua PASI NTB, yang juga merupakan anggota legislatif dan bertugas di Komisi V.
“Di PASI ini sudah tepat. Terpilihnya Haji Didi itu luar biasa. Beliau penguasa, dan yang paling penting, mau mengabdikan diri di olahraga. Tidak banyak orang mau terjun dan bekerja di dunia olahraga. Ini patut diapresiasi,” ucap Kasdiono.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....