Porprov NTB Diprediksi Dongkrak Perekonomian Daerah
- 23 Jan 2026 08:03 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 diprediksi akan mendongkrak aspek perekonomian yang lebih besar dibandingkan Porprov 2023. Hal ini seiring dengan meningkatnya jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, dari 35 cabor pada Porprov sebelumnya menjadi 51 cabor pada Porprov 2026.
Sekretaris KONI NTB, M. Nur Haedin, saat dijumpai beberapa waktu lalu menilai peningkatan skala Porprov 2026 harus diantisipasi dengan persiapan kontingen yang lebih matang oleh KONI kabupaten/kota. Selain aspek prestasi, kesiapan organisasi menjadi faktor penting agar pelaksanaan Porprov berjalan optimal dan memberikan manfaat ekonomi yang maksimal bagi daerah.
“Dengan 51 cabor pada Porprov 2026 nanti, dibanding dengan Porprov 2023 itu hanya 35 cabor, sekarang 51 artinya pergerakan nanti kontingen itu bisa lebih besar. Sehingga kita harapkan KONI Kabupaten Kota untuk mempersiapkan dengan baik kontingennya,” ujarnya
Dengan bertambahnya jumlah cabor tersebut, pergerakan kontingen dari kabupaten dan kota di NTB dipastikan akan meningkat signifikan. Jumlah atlet, pelatih, ofisial, serta pendukung yang datang ke daerah penyelenggara akan lebih banyak, sehingga mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro dan jasa pendukung lainnya.
Selanjutnya, dalam waktu persiapan yang tersisa sekitar lima hingga enam bulan, KONI kabupaten/kota diharapkan lebih intensif membangun komunikasi dengan pemerintah daerah masing-masing, khususnya bupati dan wali kota.
Sinergi tersebut dinilai krusial, terutama dalam memastikan dukungan anggaran yang memadai untuk pembinaan atlet, pemusatan latihan, serta kesiapan kontingen selama pelaksanaan Porprov. Selain itu, Porprov XII NTB 2026 tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk menggerakkan ekonomi daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....