Komodo, Hewan Purba yang Hanya Ada di Indonesia
- 22 Sep 2026 11:47 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Di daerah pesisir dan sabana Nusa Tenggara, Komodo (Varanus komodoensis) masih bertahan hidup sebagai salah satu satwa paling unik di dunia. Satwa ini merupakan kadal terbesar yang masih hidup dan secara alami hanya ditemukan di Indonesia.
Komodo merupakan satu-satunya jenis hewan purba yang masih hidup hingga saat ini. Ia bertahan melewati seleksi alam jutaan tahun dan menjadikan Indonesia sebagai rumah bagi spesies ini.
Jutaan tahun lalu, banyak yang menganggap komodo adalah hewan asli yang lahir dan berevolusi di Pulau Komodo sejak awal. Akan tetapi riset bio geografi modern mengungkap bahwa nenek moyang komodo justru diperkirakan mulai berevolusi di daratan Australia sekitar empat juta tahun yang lalu.
Pada zaman es ketika permukaan air laut surut pesat, kadal raksasa ini bermigrasi menyeberangi pulau-pulau di Kepulauan Sunda Kecil hingga akhirnya menetap di Nusa Tenggara. Hingga ketika zaman es berakhir dan air laut kembali naik, kepulauan Flores, Rinca, dan Komodo pun terisolasi total dari daratan lain. Ironisnya nenek moyang komodo yang ada di Australia punah, sementara mereka yang terdampar di pulau-pulau kecil Indonesia berhasil bertahan hidup hingga hari ini.
Hal yang menyebabkan satwa ini bertahan hidup di daerah Nusa Tenggara adalah karena adaptasi habitat yang sangat spesifik. Kawasan timur Indonesia memiliki iklim tropis yang sangat kering. Didominasi oleh padang sabana terik dan bukit berbatu dengan suhu ideal antara 27-33 derajat selsius. Sebagai hewan berdarah dingin, komodo membutuhkan iklim panas yang ekstrim untuk menjaga metabolisme tubuh mereka.
Selain iklim yang mendukung, lingkungan ini menyediakan rantai makanan yang melimpah seperti rusa, babi hutan, hingga kerbau liar. Dengan ekosistem seperti ini, komodo tidak memiliki pesaing atau predator alami lain. Mereka memegang kendali penuh sebagai penguasa puncak pada rantai makanan setempat.
Selain itu, komodo merupakan hewan yang sangat homebody atau setia pada tempat tinggalnya meskipun mereka juga perenang yang cukup andal. Penelitian menujukkan komodo enggan berpindah ke pulau baru, mereka yang dipindahkan justru sering kali stres dan tidak berkembang biak. Bagi komodo, daerah di Nusa Tenggara adalah rumah yang paling nyaman dan cocok untuk mereka.
Keberadaan satwa endemik ini menjadi fondasi penting yang menempatkan keanekaragaman hayati Indonesia di mata dunia. Untuk melindungi eksistensi kadal terbesar di dunia ini, maka didirikanlah Taman Nasional Komodo pada tahun 1980 yang kemudian diakui oleh UNESCO Man and the Biosphere sebagai situs warisan dunia.
Melihat komodo berkeliaran di habitat aslinya di kawasan Flores dan sekitarnya bukan sekedar atraksi wisata biasa tetapi merupakan perjalanan menembus waktu sebagai bukti abadi kekayaan alam Nusantara yang menjadi bagian sejarah purba yang tidak dimiliki bangsa lain di dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....