Raodah Adalah Tempat Paling Favorit Berdoa bagi Jamaah Haji
- 13 Jul 2026 09:03 WIB
- Mataram
Wapemred RRI.CO.ID, Kembali menuliskan perjalanan spiritual Haji 2026, mengingat pengalaman Haji dalam beragam rasa dari perspektif personal berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Sebagai Contoh menunaikan shola dan berdoa di Raodah, tempat ibadah yang paling favorit berbeda dengan Lokasi lainnya di Masjid Nabawi. Hal ini sangat terasa nikmat Rohani dan jasmani secara umum yang dirasakan setiap orang, menyusul tiga tulisan sudah dimuat di laman On Line RRI Mataram. rri.co.id. Wapemred RRI Mataram Nasrudin Zein Kembali memaparkan pengalamannya dalam beribadah di Masjid Nabawi.
Berdoa dan sholat di Raodah Adalah Lokasi paling favorit dan dinantikan oleh setiap Jemaah Haji maupun Jemaah yang Umroh. Berdoa dan sholat disana(Raodah) masing masing orang, memiliki pengalaman yang berbeda, ada yang sangat lancar dan mulus memasuki tempat mulia, tanpa hambatan, tanpa hars mengantri dan kemudahan lainnya. Tentang Barokah dan keAgungan SHolat di Raodah, sudah menjadi cerita turun temuruan di kalangan Ummat Islam Dunia, tidak hanya terbatas buat Orang Indonesia maupun Provinsi NTB.
Anjuran Berdoa sebanyak, seluas dan sepadatnya adalah ajakan seluruh Ummat Islam yang berhaji kepada mereka yang akan menunaikan ibadah haji. Ketika memasuki area Raodah, pikiran terutama bathin, sekeras apapun kekuaran bathin orang per orang, InsyaAllah dipastikan meneteskan air mata, tidak tahan dengan keharuan, Subhanallah, Allahu Akbar. Allah Maha Besar, Allah Maha Suci, Tiada Sekutu BagiMU ya Allah. Ungkapan Kalimat tentang Kebesaran Allah,Kasih Sayang Allah, Kepemurahan Allah kepada manusia terucap begitu saja, dari setiap bibir Manusia karena rasa kedamaian, kehusukan dan kebersihan Nurani dan kesadara atas kekhilafan atas salah dan dosa, sangat terasa Ketika berada di Raodah.
Ketika Sholat Sunnat saat bersujud, tiada daya Upaya manusia karena Engkau yang menggerakkan Nya ya Allah. air mata ini tidak berhenti menetes, karena kesadaran bathin seseorang, yang banyak berbuat zhalim dan lupa terhadap nikmat Allah. Manusia banyak berdosa, sekali lagi banyak berbuat zhalim dan perbuatan yang merugikan terhadap alam dan Lingkungan. Ampunillah Aku ya Allah atas Dosa dan Khilaf selama kami menjalani hidup ini, Lindungi kami Ya Allah agar menjadi Insan yang tidak pernah lupa dengan Mu Ya Allah, lupa dengan NikmatMu, lupa dengan segala galanya, ampuni kami Ya Allah. Disamping doa doa lain yang diminta kepada Allah SWT, Tuhan Maha Pengasih Maha Pemurah.
Sholat di Masjidil Nabawi, terasa sangat damai, aman, tentram, bathin terasa sejuk, merasakan pikiran, konsentrasi dan perasaan sangat dekat dengan Sang Khaliq. Apalagi bagi Jamaah yang Maqom bathinnya lebih tinggi karena kekhusuqan, InsyaAllah sholat menjadi sangat nikmat. Nikmat yang sangat luar Biasa. Tingkat keteguhan, kekuatan hati dan kehebatan seseorang, puncaknya Adalah Menangis. Dalam sebuah Firman Allah SWT “ Aku lebih dekat dengan Urat Nadimu” ujar DR.TGH Hasanain Pembimbing Ibadah Haji. Berikhitarlah bagi Jamaah yang belum menaruh niat guna segera berhaji. Ikhitar sungguh sungguh mendaftarkan haji sejak dini, diharapkan jangan sampai menunaikan haji Ketika usia sudah lansia, disamping tidak maksimal dalam beribadah karena menambah pekerjaan jamaah yang lain. Tetapi bukan menutup hak kaum Muslimin teruta,a yang lansia untuk berhaji. Ini hanya sekedar pemikiran yang muncul dari pengalaman empiric, saat kami melaksanakan ibadah haji.
Pada Kloter 10, terus dilakukan komunikasi dengan pihak terkait, supaya dapat melaksanakan ibadah di Raodah. Agak lama dilakukan koordinasi ini, sehingga dapat giliran menjalng keberangkatan menuju Mekkah Al Mukarommah. Sudah banyak Jemaah haji yang dapat beribadah, sholat dan berdoa di Raodah, terutama yang menggunakan Aplikasi Nusuk. Pengalaman menggunakan Aplikasi Nusuk di Handphone, ternyata mempermudah Jemaah haji masuk di Raodah dengan jadwal yang sudah diatur oleh Admin Pusat di Masjidil Nabawi. Komunikasi dan pendampingan terus dilakukan oleh masing masing Ketua Rombongan. Hal ini dilakukan oleh Ketua Rombongan Empat H.Romy Saroji Putra. Romi tidak pernah jenuh memberitahu kepada Jemaah tentang penggunaan aplikasi nusuk. Ketika dilakukan pendampingan ini, ternyata banyak membantu Jemaah. Diantaranya yang sangat cepat mengerti Adalah Pak Ir.H.Harjono sekaligus membantu Jemaah lain yang membawa HP, diantaranya H.Ismail. H.Muhammad Umar, dan H.Saiman.
Rombongan lain juga sangat aktif saling membantu antar sesame anggota dalam rombongan, seperti H.Fauzan yang aktif bersilaturrahim dengan Jemaah lainnya, banyak membantu jamaah mempermudah menerapkan penggunaan aplikasi Nusuk. Dengan kemudahan yang demikian massif membuat Jemaah banyak yang dapat melaksanakan ritual haji di seputaran Raodah, termasuk kaum Perempuan, yang banyak diuntungkan dengan aplikasi Nusuk, apalagi mereka yang sangat akrab dengan Hanphone, sangat memepermudah akses masuk menuju Raodah. Kesulitasn yang dihadapi Ketua Regu, Rombongan Adalah rata rata Jemaah haji yang sudah lansia, tidak membawa Hp, secara perorangan kesulitan menuju raodah sehingga di fasiliasti dengan wadah Kloter. Ketua Koter 10 Kota Mataram Hj, Siti Rohan yang membangun komuniasi dengan pihak Kemenhaj dan Umroh yang bertugas di Masjid Nabawi, akhirnya mendapatkan giliran , hari H min dua sebelum menuju Mekkah Al Mukarommah.
Diantara ratusan Jemaah, ada juga yang secara personal bertanya langsung di Pusatk Manajemen Aplikasi Nusuk di sebelah kiri Masjidil Nabawi atao sebelah timur Makam Baqieq. Alhamdulillah dilayani dengan baik, dengan ahasa isyarat karena tidak bida berbahasa Arab yang ternyata langsung mendapatkan akses menuju Raodah saat itu. Alhamdulillah sangat terbantu dengan pelayanan di Kantor Pusat Nusuk di samping Masjidl Nabawi. Informasi ini, ditindaklanjuti Ketua rombongan IV H.Romi Saroji Putra, yang aktif membantu Jemaah lain.Pada akhirnya seluruh Kloter 10 mendapatkan akses beribadah di Raodah Masjidil Nabawi. TGH.Husnen juga terus memberikan wejangan terkait dengan ritualitas di Raodah, supaya sholat sunnat dan doa di Raodah.
H.Syamsudin yang sangat semangat dapat beribadah di Raodah, meski sudah Lansia tetapi mendapatkan kesempatan emas untuk beribadah di Raodah dan menyampaikan rasa syukurnya, karena memang Raodah Adalah Lokasi yang sangat fafvorit bagi Jemaah haji untuk beribadah. Berdoa di Raodah Adalah Lokasi yang paling diijabah doanya oleh Allah SWT. Wallahiu Aklam Bisawab. ( Bersambung)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....