Abdul Hadi: Gotong Royong Bangun Desa untuk Indonesia Emas
- 15 Jan 2025 08:28 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional yang jatuh pada 15 Januari, Anggota DPR RI Komisi V Abdul Hadi, yang juga berasal dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan NTB 2 (Pulau Lombok), mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk bergotong royong dalam membangun desa. Menurut Abdul Hadi, pembangunan desa adalah langkah fundamental untuk menciptakan pemerataan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan, yang merupakan tantangan utama bangsa Indonesia.
“Pembangunan desa adalah langkah yang harus menjadi prioritas untuk menciptakan pemerataan ekonomi dan mengatasi kesenjangan kemiskinan yang masih menjadi tantangan utama bagi bangsa kita,” ujar Abdul Hadi Rabu (15/1/2025).
Hari Desa Nasional, yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2024, memiliki makna yang mendalam sebagai bentuk apresiasi terhadap peran strategis desa dalam pembangunan nasional. Abdul Hadi menekankan bahwa desa bukan hanya bagian dari sejarah Indonesia, tetapi juga merupakan fondasi masa depan bangsa yang harus diperkuat.
“Desa memiliki potensi besar, namun kesenjangan ekonomi antara desa dan kota masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani,” jelas Abdul Hadi.
Data terkini dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat kemiskinan di desa pada 2024 masih mencapai 13,3 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan di perkotaan yang hanya 7,5 persen. Pendapatan per kapita masyarakat desa juga tercatat lebih rendah hingga 40 persen dibandingkan dengan masyarakat perkotaan.
Abdul Hadi menyambut baik komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan pembangunan desa sebagai salah satu prioritas utama dalam Asta Cita ke-6, yang bertujuan "Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan."
Ia menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif sangat penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi antara Kementerian Desa dan seluruh kementerian terkait seperti Kementerian Pertanian, Pekerjaan Umum, Perumahan, Perikanan dan Kelautan, Kesehatan, serta kementerian lainnya, sangat diperlukan dalam mewujudkan pembangunan desa yang optimal.
Abdul Hadi menekankan bahwa salah satu fokus utama dalam pembangunan desa adalah peningkatan pendapatan masyarakat. Program pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan usaha kecil dan menengah, pelatihan keterampilan, serta optimalisasi potensi sumber daya alam desa harus terus digalakkan. Selain itu, akses terhadap modal dan pasar perlu diperluas agar masyarakat desa dapat meningkatkan taraf hidup mereka secara signifikan.
Peningkatan kualitas hidup masyarakat desa juga menjadi prioritas. Abdul Hadi menggarisbawahi pentingnya akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan air bersih sebagai komponen vital dalam menciptakan masyarakat desa yang sejahtera. Program-program pemerintah harus difokuskan untuk memastikan setiap individu di desa memperoleh akses yang layak terhadap kebutuhan dasar tersebut.
Menurut Abdul Hadi, pengelolaan keuangan desa yang efisien dan transparan juga menjadi tantangan besar. Alokasi dana desa yang besar perlu dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan masyarakat. Ia menekankan pentingnya pelatihan dan pendampingan bagi aparatur desa untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola anggaran dengan transparansi dan akuntabilitas.
Selain itu, pembangunan infrastruktur desa harus menjadi perhatian utama. Jalan, jembatan, jaringan listrik, dan telekomunikasi adalah infrastruktur dasar yang perlu ditingkatkan untuk membuka aksesibilitas desa terhadap berbagai peluang ekonomi, pendidikan, dan layanan publik lainnya. Infrastruktur yang memadai akan mendukung konektivitas dan memperkuat hubungan antara desa dan kota.
Abdul Hadi mengingatkan bahwa Hari Desa Nasional bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga momentum untuk merefleksikan komitmen bersama dalam membangun desa.
“Kita tidak bisa membangun Indonesia tanpa membangun desa. Dengan gotong royong, saya yakin kita bisa mewujudkan desa-desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tegas Abdul Hadi.
Melalui semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, Abdul Hadi berharap pembangunan desa dapat menjadi pilar utama menuju Indonesia Emas 2045. Dengan meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat desa, Indonesia dapat mencapai kemajuan yang merata di seluruh penjuru negeri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....