Kemenperin Luncurkan Inovasi Digital Dongkrak Industri Batik Nasional

  • 28 Okt 2024 21:49 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat batik Indonesia masih sangat diminati di pasar global pada tahun 2023. Untuk itu, Kemenperin terus berinovasi untuk meningkatkan nilai ekspor batik Tanah Air pada tahun-tahun mendatang.

Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) melalui Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Yogyakarta meluncurkan sejumlah inovasi digital pada peringatan Hari Batik Nasional (HBN) 2024.

Kepala BSKJI, Andi Rizaldi, mengungkapkan bahwa batik Indonesia diakui dunia sebagai produk kerajinan bernilai budaya tinggi. Selain itu, indsutri batik dinilai merupakan subsektor industri yang diperhitungkan secara global.

“Peluncuran aplikasi Ekosistem Batik dan Kerajinan, Syndi (Synthetical Dyes Indexation), serta Motif Batik Digital diharapkan dapat membantu pelaku industri batik dalam meningkatkan efisiensi kerja,” kata Andi melalui keterangan resmi Kemenperin RI, Senin (28/10/2024).

Pada kesempatan tersebut, dua buku baru, Batik Lintas Nusa dan Ragam Motif Kerajinan Nusantara, juga diperkenalkan. Diharapkan inovasi ini bisa dirasakan oleh lebih dari 2.000 pelaku industri batik di seluruh Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....