Nastar dan Kehadirannya di Setiap Lebaran

  • 31 Mar 2026 14:40 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Pada setiap momen Lebaran, salah satu tradisi masyarakat di Indonesia adalah berkumpul bersama keluarga dengan tidak lupa menghidangkan sajian khas. Salah satu sajian khas yang selalu hadir di saat Lebaran adalah kue nastar. Ia seolah tidak pernah absen di meja tamu setiap tahunnya. Ternyata hal itu bukan melulu tentang rasa, namun ada cerita, pengaruh budaya, hingga pengaruh kebiasaan yang menjadikan nastar tidak pernah ketinggalan saat Lebaran.

Dikutip dalam penjelasan instiki.ac.id, meski identik dengan Lebaran di Indonesia, nastar sebenarnya bukan kue asli Indonesia. Nastar memiliki akar kebiasaan dari Eropa, yakni Belanda. Kata nastar sendiri berasal dari kata nanas dan taart (kue). Zaman kolonial dahulu, masyarakat Eropa membawa budaya membuat pie dan tart ke Indonesia, tapi karena buah-buah khas Eropa sulit ditemukan di wilayah tropis, maka digunakanlah buah yang lebih mudah di dapat, yakni buah nanas.

Pada awalnya pun, nastar hanya disajikan untuk kalangan elite dan sering disajikan saat perayaan besar, dan dijadikan hadiah kepada bangsawan lokal. Semenjak itu, masyarakat makin lama mulai mengenalnya hingga kemudian identik dengan kue lebaran. Hingga kemudian nastar tidak lagi eksklusif, tradisi memberi kue saat hari besar sampai saat ini menjadi kebiasaan mengirim hampers berisi kue kering.

Karena Lebaran identik juga dengan silaturrahmi, maka kebiasaan open house untuk menyambut para tamu dari berbagai kalangan pun tetap ada. Nastar sering menjadi pilihan karena tampilannya menarik, rasanya familiar, dan mudah dinikmati. Selain itu, alasan kenapa nastar identik dengan lebaran adalah karena rasanya yang mudah diterima semua orang. Rasanya yang manis dan gurih, teksturnya yang agak lumer di mulut membuatnya cocok untuk berbagai kalangan dan memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan kue kering lainnya.

Nastar juga memiliki keunggulan dari segi kepraktisan, sebagai kue kering, ia bisa disimpan dalam waktu yang cukup lama tanpa mudah basi. Ketika tamu datang, tuan rumah tidak perlu repot menyiapkan hidangan setiap hari karena nastar selalu siap disajikan kapan saja. Hal tersebut menjadikan kue ini makin identik saat lebaran. Sehingga dengan berbagai kelebihan tersebut, tidak heran nastar hingga kini dianggap sebagai raja kue kering saat lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....