Kuliner Tiongkok Favorit Indonesia Lezat dan Unik
- 31 Mar 2026 11:35 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Kuliner Tiongkok telah lama memberi warna dalam perkembangan cita rasa di Indonesia. Hidangan seperti dimsum, gyoza, dan pangsit kini tidak hanya hadir di restoran, tetapi juga mudah ditemukan di berbagai daerah, mulai dari kaki lima hingga usaha modern. Adaptasi bahan, seperti penggunaan daging halal dan tambahan cita rasa lokal, membuat kuliner ini semakin diterima dan digemari masyarakat Indonesia.
1. Dimsum, Tradisi Kuliner Kanton Sarat Filosofi
Dimsum berasal dari tradisi kuliner Kanton di Tiongkok Selatan yang berkembang sejak masa jalur perdagangan kuno. Hidangan ini identik dengan budaya yum cha atau minum teh, di mana berbagai makanan kecil disajikan untuk dinikmati bersama. Dimsum mencakup banyak jenis seperti siomay, hakau, bakpau, hingga ceker ayam, dengan teknik memasak yang beragam seperti dikukus, digoreng, atau dipanggang. Keunikan dimsum terletak pada penyajiannya dalam porsi kecil namun beragam, yang mencerminkan kebersamaan dan tradisi sosial masyarakat Tiongkok. Bahkan, seni pembuatan dimsum tradisional diakui sebagai bagian dari warisan budaya tak benda oleh UNESCO, menandakan nilai historis dan budayanya yang tinggi.
2. Gyoza, Adaptasi Jepang Dengan Cita Rasa Khas
Mengutip dari Japan National Tourism Organization, gyoza merupakan dumpling khas Jepang yang terinspirasi dari jiaozi Tiongkok. Hidangan ini mulai populer di Jepang setelah Perang Dunia II dan mengalami penyesuaian rasa serta teknik memasak. Ciri khas gyoza adalah dimasak dengan metode kombinasi, yaitu digoreng hingga bagian bawah renyah lalu dikukus agar bagian atas tetap lembut. Isian berupa daging cincang, kubis, bawang putih, dan jahe memberikan rasa gurih yang seimbang (Sumber: Japan National Tourism Organization).
3. Pangsit, Hidangan Legendaris Dengan Makna Simbolis
Menurut Badan Riset dan Inovasi nasional, pangsit merupakan salah satu bentuk dumpling tertua dalam tradisi kuliner Tiongkok yang telah ada selama ribuan tahun. Makanan ini sering dikaitkan dengan simbol keberuntungan dan kemakmuran, terutama saat perayaan Tahun Baru Imlek. Pangsit dibuat dari kulit tipis berisi daging atau sayuran, lalu diolah dengan berbagai cara seperti direbus, dikukus, atau digoreng. Di Indonesia, pangsit berkembang menjadi pelengkap hidangan populer seperti mi ayam dan bakso, bahkan menjadi camilan tersendiri.
Perkembangan dimsum, gyoza, dan pangsit di Indonesia menunjukkan bagaimana kuliner lintas budaya dapat beradaptasi tanpa kehilangan identitasnya. Inovasi seperti dimsum isi ayam halal, gyoza dengan sambal pedas, hingga pangsit goreng kekinian menjadi bukti bahwa kuliner Tiongkok terus berkembang mengikuti selera lokal dan tren modern
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....