Mitos Seputar Durian Masih Dipercaya, Ini Fakta Sebenarnya

  • 28 Jan 2026 07:37 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Buah durian dikenal luas sebagai “Raja Buah” berkat aroma khasnya yang kuat, rasa manis legit, serta tekstur daging yang lembut. Di balik cita rasanya, durian juga kaya akan nutrisi, seperti vitamin C, vitamin B kompleks, magnesium, hingga zat besi yang bermanfaat bagi tubuh.

Durian juga kerap dikelilingi berbagai mitos yang terus dipercaya masyarakat secara turun-temurun. Salah satunya adalah kebiasaan meminum air dari kulit durian setelah menyantap buah tersebut. Seusai makan durian, seorang ibu terlihat mengambil tumbler dan kulit durian, lalu menuangkan air ke dalamnya untuk diminum. Hal ini sontak mengundang komentar dari anaknya yang berasal dari generasi Z.

“Bener nggak sih minum itu ada manfaatnya, nggak relate kayaknya,” ujar Nani, Selasa 27 Januari 2026.

Hal tersebut mencerminkan masih kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap mitos-mitos seputar durian. Durian memang tidak lepas dari beragam anggapan yang belum tentu benar secara ilmiah. Dilansir dari berbagai sumber, berikut sejumlah mitos populer seputar buah durian beserta faktanya:

1. Makan durian sebabkan kolesterol dan hipertensi

Anggapan bahwa durian dapat memicu kolesterol tinggi dan tekanan darah melonjak tidak sepenuhnya benar. Durian justru mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung. Sebuah penelitian dari Universiti Sultan Zainal Abidin, Malaysia, pada 2019 menyebutkan bahwa durian memiliki efek anti-aterosklerotik.

2. Kombinasi durian dan alkohol berbahaya

Hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang membenarkan klaim tersebut. Meski demikian, konsumsi durian berlebihan yang dikombinasikan dengan alkohol memang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti perut kembung atau mulas, karena kandungan karbohidrat dan seratnya yang tinggi.

3. Minum air dari kulit durian bisa hilangkan bau

Meminum air dari kulit durian, sering kali ditambahkan garam, dipercaya dapat menghilangkan bau mulut setelah makan durian. Praktik ini berasal dari kepercayaan masyarakat Tionghoa yang meyakini air tersebut mampu mengurangi “panas dalam”. Sayangnya, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang mendukung manfaat tersebut

4. Pengidap diabetes aman makan durian

Anggapan ini justru keliru. Durian memiliki kandungan gula yang cukup tinggi. Dalam tiga biji durian terkandung sekitar 20–30 gram karbohidrat, setara dengan setengah kaleng minuman bersoda.

Kesimpulannya, durian tetap aman dan menyehatkan jika dikonsumsi secara bijak.

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....