Keunikan Kue Semprong Lombok

  • 05 Jan 2026 09:54 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia selain menikmati pemandangan alam yang rupawan, tentunya harus berburu kuliner khas nya. Hal ini tidak luput dari incaran para wisatawan baik lokal maupun internasional.

Berburu kuliner seperti makanan khas, minuman khas atau jajanan tradisional yang menjadi cirj khas daerah tersebut menjadi sebuah keharusan ketika berwisata di daerah lain di Indonesia. Banyak kuliner tradisional yang mengugah selera apalagi jajanan tau camilan tradisional yang memiliki keunikan tersendiri. Salah satunya jajanan tradisional khas Lombok yaitu kue Semprong.

Kue semprong adalah salah satu jajanan tradisional asal Lombok provinsi Nusa Tenggara Barat. Kue ini sejenis wafer tipis yang terbuat dari adonan tepung, gula dan telur.

Rasanya yang renyah, gurih dan manis menjadi ciri khas kue yang satu ini. Belum lagi harga nya yang ramah di kantong, menjadikan kue semprong sebagai salah satu oleh - oleh yang di minati wisatawan yang berkunjung ke Lombok. Kue tradisional memang memiliki daya tarik tersendiri, contohnya kue Semprong ini. Selain sebagai oleh - oleh, kue semprong juga sering di hidangkan pada acara-acara adat di Lombok, seperti acara pernikahan, sunatan, acara maulid atau acara lainnya. Kue Semprong mudah di dapat, selain pasar tradisional kue ini juga sudah mulai di kemas dan di jual dengan kemasan moderen sehingga mudah di bawa kemana saja, selain itu kue seprong juga tahan lama, sehingga awet dan cocok di jadikan sebagai oleh- oleh.

Kue Semprong memiliki ciri khas tersendiri, seperti yang di ulas dalam laman ntb mall berikut:

1. Tekstur: kue semprong memiliki tekstur yang renyah (keriuk dan rapuh)

2. Rasa: Rasa gurih dan manis yang tidak berlebihan membuat kue ini cocok di jadikan menu camilan di saat santai

3. Bentuk: Membuat kue seprong dengan cara di gulung menghasilkan berbentuk pipa ( egg roll), umunya kue ini berbentuk seperti itu, atau ada yanv membuat dengan cara di lipat segitiga yang juga sering disebut kue sapik.

4. Bahan yang di gunakan: Kue ini menggunakan bahan utama seperti tepung beras/terigu, gula, telur, dan seringkali di tambahkan wijen

5. Peroses pembuatan: Proses pembuatan yang sederhana dimana adonan dipanggang dengan cetakan besi khusus hingga matang. Kemudian di gulung atau di lipat saat panas sehingga menghasilkan bentuk yang di inginkan.

Proses pembuatan yang unik, rasanya yang gurih manis dan tekstur nya yang renyah cocok menjadi camilan di saat santai, dan oleh-oleh khas pulau Lombok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....