Festival Merangkat, Dari Tradisi Kalender Event Lombok Tengah
- 31 Des 2025 21:03 WIB
- Mataram
KBRN,Mataram: Festival Merangkat di Desa Bon Jeruk lahir dari semangat masyarakat untuk mengangkat tradisi lokal ke ruang publik yang lebih luas. Sejak pertama kali digelar pada tahun 2023, festival ini langsung menjadi bagian dari rangkaian Bon Jeruk Culture Festival dan mendapat perhatian luas, tidak hanya dari warga desa tetapi juga dari pemerintah daerah.
Pak Usman menjelaskan bahwa sejak awal penyelenggaraan, Festival Merangkat memang diarahkan agar tidak sekadar menjadi acara seremonial. “Alhamdulillah dari tahun 2023 itu langsung kita adakan Festival Merangkat sebagai rangkaian Bon Jeruk Culture Festival, dan langsung dijadikan calendar of event Lombok Tengah,” ungkapnya.
Keberhasilan tersebut menjadi dorongan besar bagi panitia dan masyarakat. Tidak berhenti di tingkat kabupaten, kini Festival Merangkat juga diusulkan agar masuk dalam kalender event tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Menurut Pak Usman, proses pengusulan ini sedang berjalan dan mendapat respons positif. “Sekarang kan ramai-ramai ngusulin, dan Bon Jeruk juga sudah kita usulkan,” ujarnya optimis.
Festival ini terbuka untuk umum dan dapat dihadiri oleh siapa saja, termasuk masyarakat luar desa. Namun, ada beberapa rangkaian kegiatan yang menggunakan sistem tiket, terutama pada prosesi merangkat yang melibatkan jamuan makan. Hal ini dilakukan karena panitia menyediakan konsumsi bagi peserta.
“Tahun kemarin itu ada tiket Rp50.000 dan Rp100.000,” jelas Pak Usman. Perbedaan harga tersebut berkaitan dengan kelas layanan, terutama penggunaan perangkat sebagai wadah jamuan adat. “Kalau yang pakai perangkat itu memang servisnya yang utama, tapi dua-duanya dapat makan,” tambahnya.
Selain prosesi adat, festival ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni. Pada puncak acara, panitia mengundang pejabat daerah, termasuk Gubernur dan Bupati Lombok Tengah. Meski tidak semua bisa hadir, kehadiran undangan tersebut menunjukkan posisi Festival Merangkat yang semakin diperhitungkan.
Melalui Festival Merangkat, Desa Bon Jeruk tidak hanya mempertontonkan tradisi, tetapi juga menunjukkan bagaimana adat bisa dikemas menjadi kegiatan budaya yang tertata, inklusif, dan berdampak luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....