Jukut Goreng Selada Air Warisan Kuliner Sunda
- 27 Des 2025 06:54 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram : Jukut goreng merupakan kuliner tradisional yang berasal dari masyarakat Sunda Jawa Barat. Dalam bahasa Sunda, kata jukut berarti sayuran atau dedaunan hijau. Hidangan ini tumbuh dari kebiasaan masyarakat agraris Sunda yang memanfaatkan sayuran segar di sekitar persawahan dan aliran air sebagai lauk pendamping nasi.
Mengutip dari laman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, bahan utama jukut goreng adalah selada air yang dalam masyarakat Sunda dikenal sebagai jukut genjer cai atau selada cai. Tanaman ini banyak tumbuh di sungai kecil, sawah, dan mata air yang jernih. Selada air dipilih karena mudah diperoleh, rasanya segar, dan teksturnya cocok diolah dengan teknik goreng sederhana.
Asal-usul jukut goreng berkaitan erat dengan tradisi kuliner Sunda yang menekankan kesederhanaan dan kesegaran bahan. Sejak dahulu, masyarakat Sunda terbiasa mengolah jukut dengan cara direbus, ditumis, atau digoreng ringan. Menggoreng selada air menjadi cara praktis untuk menghadirkan lauk gurih tanpa banyak bumbu.
Dari sisi manfaat, selada air dikenal kaya akan vitamin A, vitamin C, zat besi, dan antioksidan alami. Kandungan seratnya membantu melancarkan pencernaan dan mendukung pola makan sehat. Meski melalui proses penggorengan, jukut goreng tetap memberikan asupan nutrisi dari sayuran hijau jika dikonsumsi secara seimbang.
Cara menikmati jukut goreng dalam tradisi Sunda biasanya sebagai pelengkap nasi hangat, sambal, dan lauk sederhana seperti ikan asin atau tempe. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih menjadikan jukut goreng penyeimbang hidangan Sunda yang kaya rasa segar dan pedas.
Yang menarik dari jukut goreng adalah perannya sebagai cerminan kearifan lokal masyarakat Sunda dalam memanfaatkan tanaman liar menjadi makanan bernilai. Kesederhanaan bahan dan teknik memasak membuat jukut goreng tetap lestari sebagai bagian dari identitas kuliner tradisional Jawa Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....