Jajan Bantal,Tetap exist Diantara Aneka Kue Modern

  • 30 Nov 2025 21:09 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Jajanan tradisional kembali mendapatkan tempat di hati masyarakat. Salah satunya adalah jajan bantal, camilan khas Nusantara berbentuk kotak menyerupai bantal kecil, terbungkus rapi dengan daun, dan diikat menggunakan tali dari serat alami. Penampilannya sederhana, namun menyimpan cita rasa khas yang melegenda.

Jajan bantal biasanya terbuat dari ketan yang diisi pisang, gula merah, atau kadang hanya ketan gurih. Setelah dibungkus, jajanan ini dikukus hingga aroma khas daun pembungkusnya meresap ke dalam ketan. Rasanya manis, gurih, dan memberikan sensasi nostalgia bagi banyak orang yang tumbuh dengan jajanan tradisional ini.

Dalam beberapa waktu terakhir ini , jajanan tradisional seperti jajan bantal mulai sering muncul di pasar-pasar lokal, acara budaya, hingga lapak online. Banyak masyarakat yang rindu cita rasa masa kecil, sementara sebagian lainnya mulai melirik jajanan tradisional karena dianggap lebih alami dibandingkan camilan modern.

Selain itu, kreator kuliner rumahan juga mulai mengemas jajan bantal dalam tampilan yang lebih menarik, tanpa mengubah keaslian rasanya. Hal ini membuat jajanan tradisional tetap relevan bagi generasi muda.

Keunikan Jajan Bantal

  • Dibungkus daun alami, menambah aroma khas dan ramah lingkungan.

  • Rasanya lembut dan legit, cocok sebagai camilan di pagi atau sore hari.

  • Bahan sederhana, namun kaya cita rasa tradisi.

  • Sering muncul pada acara adat, sebagai simbol kesederhanaan dan kebersamaan.

Kemunculan kembali jajan bantal menegaskan pentingnya melestarikan kuliner Nusantara. Jajanan seperti ini bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang cerita budaya, tradisi keluarga, dan identitas daerah.

Para pelaku UMKM berharap tren ini terus berkembang agar jajanan tradisional tidak hilang digantikan makanan instan modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....