UMKM The Othentik, Andalkan Sambal Olahan Berkualitas
- 21 Nov 2025 17:30 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Hobi berjualan dan kegemarannya pada dunia kuliner sejak kecil mendorong Yeni Pancawati S.H., Owner The Othentik, untuk terus berinovasi dalam usaha UMKM olahan makanan kering dan sambal. Dalam Dialog UMKM RRI pada Jumat (21/11/2025) sore, Yeni menceritakan perjalanan panjangnya menemukan cita rasa otentik yang kini menjadi ciri khas produknya.
“Awalnya saya mencoba-coba berbagai resep. Baru setelah banyak percobaan saya bisa menemukan rasa otentik yang diinginkan,” ungkapnya.
Produk The Othentik sendiri menghadirkan berbagai sambal khas, mulai dari sambal ikan, sambal bajo berbahan ikan asin, hingga sambal tempe.

Yeni mengaku kemampuan meracik resep datang sejak kecil.
"Saat pertama mencicipi masakan, saya tahu rasa ini timbul karena bahan tertentu dimasukkan dulu, lalu disusul yang lain,” ujarnya.
Sebelumnya Yeni pernah menjalani berbagai jenis usaha termasuk bisnis kafe. Namun karena kesibukan dan terbatasnya waktu, ia akhirnya memilih fokus pada produk sambal kemasan yang memiliki daya simpan lebih lama.
“Saya tidak punya waktu banyak. Setelah belasan tahun usaha offline, saya memilih usaha yang tidak menyita waktu banyak namun tetap bisa berjalan,” jelasnya.
Menurut Yeni, memahami karakter diri sangat penting dalam berbisnis. Ia mencontohkan masa awal usaha ketika dirinya mengikuti tren produk laris dan viral, yang akhirnya membuatnya kewalahan.
"Saya menerima banyak pesanan, capek sendiri sampai menangis. Itu karena saya FOMO,” ujarnya.
Salah satu produk unggulannya, sambal bajo, disebut memiliki ketahanan hingga satu bulan tanpa bahan pengawet dan tanpa perlu disimpan di kulkas. Ketahanan tersebut didapat dari teknik pengolahan yang tepat serta pemilihan bahan berkualitas.
Dalam sehari, Yeni mampu memproduksi hingga 50 paket sambal bajo. Ia menegaskan bahwa kepercayaan pelanggan adalah prioritas utama.
"Quality control betul-betul saya jaga. Jika bahan baku sulit ditemukan dan yang tersedia tidak sesuai standar, saya lebih memilih tidak produksi dulu,” ucapnya.

Keunggulan produknya juga mendapat apresiasi konsumen. Di kanal YouTube RRI Mataram Official, Baiq Puspa Kurniawati menuliskan komentar: “Asli enak banget sambal kriuknya.”
Perjalanan bisnis Yeni tak lepas dari suka duka, termasuk masa ketika masih mengelola kafe dan harus berburu bahan baku sejak sebelum subuh. Namun sejak dua bulan terakhir, ia mantap berfokus pada sambal kemasan dan olahan makanan kering agar lebih memiliki waktu yang seimbang.
“Membangun kepercayaan pelanggan adalah hal yang penting,” kata Yeni.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....