Keripik Pelecing Kangkung, Inovasi Pedas Khas Lombok

  • 08 Nov 2025 11:11 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram : Siapa sangka, sensasi pedas pelecing kangkung khas Lombok kini bisa dinikmati dalam bentuk yang lebih praktis dan renyah. Adalah Irma Firmana, pemilik PT Wihdah Berkah Sejahtera, yang berhasil mengubah kuliner tradisional nan legendaris itu menjadi keripik pelecing kangkung, camilan inovatif yang menggugah selera.

Berawal dari keinginannya memperluas potensi oleh-oleh khas Lombok, Irma terinspirasi untuk menghadirkan cita rasa pelecing kangkung dalam bentuk yang tahan lama dan mudah dibawa. “Saya melihat peluang besar pada produk oleh-oleh khas Lombok. Kalau sate rembiga dan ayam taliwang bisa dibawa pulang, kenapa pelecing kangkung tidak?” ujarnya saat berkunjung ke RRI Mataram, Jumat (7/11/2025).

Irma menjelaskan proses pembuatan keripik tersebut. Semua dimulai dengan meracik bumbu-bumbu segar seperti tomat, cabai, bawang putih, bawang merah, terasi, jeruk limau, hingga kangkung segar. Semua bahan diblender halus, kemudian dicampur dengan tepung terigu dan tapioka hingga membentuk adonan.

“Setelah diuleni, adonan digiling dan dicetak kecil menyerupai daun,” jelasnya. Aroma sambal pelecing pun langsung menyeruak ketika adonan digoreng hingga renyah keemasan. Setelah dingin, potongan keripik dikemas dalam bungkus 100 gram bertuliskan ‘Keripik Pelecing Kangkung Lombok’.

Produk ini bukan sekadar camilan biasa. Irma menegaskan bahwa keripik pelecing kangkung buatannya bebas bahan pengawet, pewarna, dan MSG. Meski begitu, daya tahannya mencapai tiga hingga empat bulan, menjadikannya oleh-oleh ideal bagi wisatawan.

“Selain renyah, rasa kangkungnya tetap terasa. Di tingkat pedas level tiga, sensasinya seperti makan pelecing kangkung asli,” ungkap Irma dengan bangga.

Dibanderol seharga Rp20.000 per kemasan, keripik ini kini dapat ditemukan di berbagai toko oleh-oleh di Lombok. Kemasan modern dengan paduan warna putih, kuning, emas, dan merah, serta gambar pelecing kangkung pedas di bagian depan, menambah daya tarik produk ini.

Usaha kreatif yang dirintis Irma sejak 2016 ini tidak hanya memproduksi keripik pelecing kangkung, tetapi juga Ankrella Cokelat Lombok, produk olahan cokelat khas daerah. Melalui inovasi dan strategi promosi di media sosial, Irma berharap produk UMKM-nya dapat semakin dikenal luas, bahkan menembus pasar nasional.

“Yang penting bagi saya adalah menjaga kualitas dan konsistensi produk. Saya ingin menunjukkan bahwa dari Lombok, kita juga bisa menghasilkan inovasi kuliner yang membanggakan,” tuturnya.

Keripik pelecing kangkung menjadi bukti bahwa kreativitas mampu mengubah keterbatasan menjadi peluang. Dari sajian yang cepat basi, kini lahir camilan khas yang tahan lama, sehat, dan tetap menggigit pedasnya.

Dengan inovasi seperti ini, Lombok bukan hanya dikenal dengan pantainya yang indah, tetapi juga dengan kelezatan dan kreativitas kulinernya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....