Tigapo, Jajanan Tradisional Lombok Manis Hangat Menggoda

  • 13 Jul 2025 08:07 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Tigapo adalah salah satu jajanan tradisional khas Lombok yang sudah turun-temurun dinikmati masyarakat Sasak. Terbuat dari singkong (ubi kayu) yang diparut halus dan diisi gula merah.

Tigapo memiliki cita rasa manis gurih yang khas serta tekstur lembut yang membuatnya cocok disantap kapan saja, terutama saat hangat. Tigapo biasa dijadikan teman minum kopi atau teh di pagi dan sore hari.

Tigapo bukan hanya sekadar camilan, tetapi juga simbol kesederhanaan dan kebersamaan masyarakat Lombok. Singkong dipilih sebagai bahan utama karena melambangkan ketahanan pangan, sedangkan gula merah yang meleleh di bagian dalam menjadi lambang kehangatan dan rasa persaudaraan.

Cara membuat Tigapo pun sangat sederhana. Bahan yang digunakan antara lain 500 gram singkong yang sudah dikupas dan diparut halus, 150 gram gula merah yang diserut, sejumput garam, dan minyak goreng secukupnya. Singkong parut dicampur sedikit garam, kemudian diambil satu sendok makan adonan, dipipihkan, dan diisi dengan gula merah di tengahnya.

Setelah itu, adonan dibulatkan dan dirapatkan supaya gula tidak keluar saat digoreng. Panaskan minyak dalam wajan, goreng bulatan Tigapo dengan api sedang hingga berwarna kuning keemasan, lalu tiriskan. Tigapo siap disajikan dalam keadaan hangat untuk mendapatkan sensasi gula merah yang meleleh di mulut.

Menurut Dinas Pariwisata NTB (sumber: situs resmi disbudpar.ntbprov.go.id), menjaga kuliner tradisional seperti Tigapo adalah salah satu bentuk pelestarian budaya yang mendukung ekonomi lokal. Saat berkunjung ke Lombok, Tigapo bisa ditemukan di pasar tradisional atau di warung kopi kampung yang masih setia mempertahankan jajanan lawas ini. Dengan cita rasa manis yang menggoda dan filosofi yang mendalam, Tigapo bukan sekadar makanan, tapi juga cerita tentang akar budaya Lombok yang patut dijaga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....