Kangkung Lombok: Sayuran Sehat Bergizi dan Kaya Kreasi

  • 16 Jul 2025 10:09 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram : Kangkung adalah salah satu sayuran hijau yang sangat digemari di berbagai daerah Indonesia, termasuk di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Di Lombok, kangkung dikenal dengan sebutan “kangkung air” karena banyak ditanam di lahan basah, seperti sawah dan pinggiran aliran sungai yang mendapat pasokan air dari pegunungan, sehingga menghasilkan daun yang lebih lebar, batang lebih renyah, dan rasa yang lebih manis dibandingkan kangkung di daerah lain (Sumber: Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, ntbprov.go.id).

Menurut Petani Kangkung Desa Batujai, Lombok Tengah, keunikan kangkung Lombok tidak hanya pada cita rasa, tetapi juga pada cara pengolahannya yang khas. Sayur ini biasanya dijadikan plecing kangkung, yaitu kangkung rebus yang disajikan dengan sambal tomat pedas, perasan jeruk limau, dan taburan kacang goreng. Rasa pedas, asam, dan gurih dalam plecing menjadikan kangkung Lombok sangat diminati, bahkan sering menjadi hidangan utama dalam berbagai acara adat atau makan bersama keluarga di Lombok.

Selain terkenal dengan plecing, kangkung Lombok juga sering diolah menjadi tumis kangkung bawang putih, kangkung cah terasi yang pedas, sayur bening dengan jagung manis, lalapan rebus untuk teman sambal, hingga kreasi modern seperti bakwan kangkung. Berbagai olahan ini cocok disantap kapan saja, terutama saat makan siang di cuaca panas atau sebagai pelengkap ikan bakar khas Lombok.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, sehatnegeriku.kemkes.go.id, selain lezat, kangkung juga kaya akan nutrisi. Dalam 100 gram kangkung mentah, terkandung sekitar 6.300 IU vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, 55 mg vitamin C untuk meningkatkan imunitas, 77 mg kalsium untuk menjaga tulang, 1,7 mg zat besi yang membantu mencegah anemia, serta serat sekitar 2,1 gram yang mendukung pencernaan sehat. Tidak hanya itu, kangkung juga mengandung magnesium, fosfor, kalium, dan berbagai antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas.

Untuk mendukung pola makan sehat, Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan konsumsi sayuran hijau sekitar 250 gram per hari, yang bisa dibagi ke dalam 2–3 kali makan. Porsi ideal untuk kangkung adalah sekitar 50–100 gram matang per kali makan. Konsumsi rutin kangkung dengan porsi yang sesuai membantu menjaga kesehatan mata, menurunkan tekanan darah, memperlancar pencernaan, menjaga daya tahan tubuh, hingga membantu mencegah anemia.

Kangkung Lombok mudah ditemui di pasar tradisional dengan harga terjangkau, hanya sekitar Rp2.000 hingga Rp5.000 per ikat, sehingga dijuluki “sayuran rakyat” yang bukan hanya murah, tetapi juga kaya gizi. Dengan ciri khas tekstur yang renyah, rasa segar, dan keanekaragaman olahan, kangkung Lombok telah menjadi salah satu identitas kuliner kebanggaan masyarakat setempat dan sekaligus memperkaya khazanah rasa Nusantara (Sumber: Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, ntbprov.go.id).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....