RSUD Patut Patuh Patju Cetak Terobosan, Laparoskopi Bedah Anak Perdana Berhasil
- 01 Okt 2026 09:45 WIB
- Mataram
Poin Utama
- RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat berhasil melaksanakan laparoskopi bedah anak untuk pertama kalinya pada Senin, 21 September 2026.
- Laparoskopi merupakan metode operasi minimal invasif yang menjadi terobosan baru dalam memperluas layanan medis di rumah sakit pemerintah daerah tersebut.
- Pencapaian ini menunjukkan peningkatan kapabilitas rumah sakit dalam menangani kasus bedah anak dengan teknik modern yang lebih aman dan efisien.
RRI.CO.ID, Lombok Barat — RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat kembali memperluas layanan medis dengan menghadirkan metode operasi minimal invasif untuk pasien anak.
Terobosan tersebut ditandai dengan keberhasilan pelaksanaan laparoskopi bedah anak untuk pertama kalinya di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Lombok Barat itu, Senin, 21 September 2026.
Tindakan medis berlangsung di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Patut Patuh Patju. Prosedur dimulai sekitar pukul 11.00 WITA dan selesai pada pukul 11.30 WITA atau berlangsung kurang lebih 30 menit.
Pasien yang menjalani tindakan merupakan anak berusia 7 tahun 2 bulan dengan diagnosis Hernia Inguinalis Lateralis (HIL) sinistra. Penanganan dilakukan oleh Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) dr. Sunanto, Sp.BA bersama tim medis RSUD Patut Patuh Patju.
Direktur RSUD Patut Patuh Patju, dr. H. Suriyadi, mengatakan keberhasilan tindakan tersebut menjadi bagian dari penguatan pelayanan bedah, khususnya bagi pasien anak.
“Alhamdulillah, tindakan berjalan lancar dan sesuai prosedur. Saat ini pasien berada dalam tahap pemulihan pascaoperasi dan terus mendapatkan pemantauan dari tim medis,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi capaian teknis bagi rumah sakit, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan pelayanan kesehatan yang dapat diakses masyarakat di Lombok Barat.
Laparoskopi merupakan metode bedah minimal invasif yang dilakukan dengan bantuan kamera dan instrumen khusus melalui sayatan berukuran relatif kecil. Penerapan metode tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan kapasitas pelayanan medis RSUD Patut Patuh Patju.
Rumah sakit terus mendorong peningkatan kemampuan tenaga kesehatan, kesiapan sarana serta pengembangan layanan agar penanganan pasien dapat dilakukan secara semakin profesional dan sesuai kebutuhan medis.
dr. H. Suriyadi menegaskan, pengembangan layanan tidak berhenti pada keberhasilan satu tindakan. RSUD Patut Patuh Patju akan terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia sekaligus meningkatkan fasilitas penunjang pelayanan.
“Pengembangan layanan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang aman, berkualitas dan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Dengan bertambahnya kemampuan layanan bedah minimal invasif, RSUD Patut Patuh Patju diharapkan mampu memberikan pilihan penanganan yang semakin luas bagi masyarakat Lombok Barat, termasuk pasien anak.
“Terus berinovasi, terus meningkatkan pelayanan dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ucapnya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....