Pemkot Bima Komitmen untuk Penanganan Stunting dan Pendidikan

  • 30 Sep 2026 08:45 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Kota Bima - Penanganan stunting merupakan hal penting karena berkaitan langsung dengan masa depan generasi daerah hingga bangsa. Persoalan yang masih terjadi perlu menjadi bahan evaluasi bersama, baik dari sisi dukungan anggaran maupun kepedulian seluruh pihak.

Pemerintah Kota Bima sendiri baru ini mendapatkan hadiah Rp4 miliar karena mendapat kategori terbaik dalam penanganan stunting dan pengelolaan Pendidikan. Untuk itu, hadiah dari Kemendagri tersebut difokuskan menuntaskan pemenuhan gizi anak agar tidak alami stunting.

Wali Kota Bima, A Rahman mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kesadaran bahwa masih terdapat anak-anak yang membutuhkan perhatian dalam pemenuhan gizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Wali Kota meminta seluruh pihak, mulai dari pendataan hingga pendampingan, terlibat secara maksimal tanpa ada yang terlewat. Lurah dan Camat dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan seluruh komponen di wilayah masing-masing.

Wali Kota juga menginstruksikan setiap Lurah untuk mengetahui anak-anak stunting yang telah terdata dan memastikan pemenuhan kebutuhan gizi, antara lain melalui pemberian susu dan telur setiap hari, dengan dukungan anggaran yang akan disiapkan Pemerintah Kota Bima. Para Camat diminta memastikan arahan tersebut dilaksanakan oleh setiap Lurah.

”Saya sudah janji, jika dapat hadiah itu, uangnya saya akan kembalikan ke dinas kesehatan dan pendidikan. Silahkan gunakan untuk menuntaskan masalah stunting, biaya peningkatan kapasitas, pemberian apresiasi kepada guru, kepala sekolah, puskesmas,” ujarnya, Selasa 29 September 2026.

Wali Kota mengajak seluruh pihak bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan dalam penanganan stunting dan pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....