Pneumonia, ISPA hingga DBD Masih Diwaspadai di Dompu saat Musim Kemarau

  • 29 Sep 2026 13:20 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu - Musim kemarau tahun ini, selain penyakit ISPA yang memiliki sejarah panjang di Kabupaten Dompu, terdapat pula beberapa penyakit yang menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Pemerintah Kabupaten Dompu, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah penyakit yang menunjukkan peningkatan kasus berdasarkan hasil surveilans minggu ke-38 tahun 2026.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Maria Ulfa, mengatakan, peningkatan kasus paling mendapat perhatian terjadi pada penyakit pneumonia dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dikatakan, kewaspadaan terhadap peningkatan kasus pneumonia yang terjadi di RSUD Dompu, RSUD Manggelewa, Puskesmas Dompu Kota dan Puskesmas Kempo.

Berdasarkan hasil surveilans tersebut, peningkatan kasus ISPA tercatat di delapan puskesmas dan satu rumah sakit.

"Kasus tertinggi dilaporkan dari wilayah kerja Puskesmas Dompu Kota, Puskesmas Dompu Timur, serta RSUD Manggelewa,"” katanya, Selasa, 29 September 2026.

Maria mengatakan, peningkatan kasus pneumonia juga perlu mendapat perhatian khusus, terutama yang terjadi di RSUD Dompu dan RSUD Manggelewa.

Selain penyakit pernapasan, Dinas Kesehatan juga mewaspadai peningkatan kasus suspek campak.

Kasus tersebut ditemukan di RSUD Dompu, Puskesmas Ranggo dan Puskesmas Dompu Timur.

Sementara itu, kasus diare akut masih tergolong tinggi dan mengalami peningkatan dibandingkan minggu sebelumnya.

Peningkatan kasus terutama terjadi di RSUD Dompu, Puskesmas Dompu Barat, Puskesmas Dompu Timur, Puskesmas Rasabou dan Puskesmas Dompu Kota.

"Kewaspadaan juga diarahkan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD yang masih ditemukan setiap pekan," katanya.

Kasus DBD terutama tercatat di wilayah kerja Puskesmas Rasabou dan Puskesmas Kempo, serta RSUD Dompu.

Atas kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Dompu meminta seluruh lintas program terus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai penyakit tersebut.

Edukasi meliputi langkah pencegahan hingga penanggulangan, khususnya terkait pneumonia, ISPA, campak, diare dan DBD.

Maria menegaskan, peningkatan kewaspadaan diperlukan agar masyarakat dapat mengenali gejala penyakit lebih dini dan segera mendapatkan penanganan apabila mengalami keluhan kesehatan.

Hasil surveilans mingguan tersebut menjadi salah satu dasar bagi jajaran kesehatan untuk memperkuat pemantauan dan upaya pengendalian penyakit di wilayah Kabupaten Dompu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....