Tingkatkan Pelayanan untuk Memberikan Kenyamanan Bagi Masyarakat
- 30 Agt 2026 15:43 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima terus melakukan pembenahan dan penguatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis tersebut ditandai dengan resmi beroperasinya Layanan Hemodialisa atau cuci darah di RSUD Bima.
Fasilitas medis ini menjadi salah satu layanan yang telah lama dinantikan masyarakat, terutama pasien yang membutuhkan terapi hemodialisa akibat gangguan atau penyakit ginjal kronis.
Dengan tersedianya layanan tersebut, RSUD Bima kini memiliki fasilitas yang memungkinkan pasien mendapatkan terapi cuci darah di daerah sendiri sehingga kebutuhan rujukan ke luar daerah dapat ditekan.
Bupati Bima Ady Mahyudi memberikan apresiasi kepada manajemen RSUD Bima dan seluruh pihak yang telah mendukung terealisasinya layanan hemodialisa.
Menurutnya, penambahan fasilitas kesehatan tersebut menunjukkan adanya komitmen pemerintah daerah untuk terus memperluas dan mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat.
"Pengoperasian layanan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan dasar dan rujukan bagi masyarakat, khususnya pasien penderita gagal ginjal kronis," kata Ady Mahyudi.
Bupati menilai keberadaan layanan hemodialisa harus menjadi momentum bagi RSUD Bima untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Ia bahkan berharap layanan tersebut dapat menjadi salah satu layanan unggulan rumah sakit daerah.
Namun, Ady mengingatkan bahwa layanan unggulan tidak dapat hanya dinilai dari kelengkapan fasilitas dan peralatan medis.
Menurutnya, kualitas pelayanan harus menjadi bagian utama yang menentukan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit.
"Predikat sebagai layanan unggulan tidak cukup hanya dengan tersedianya fasilitas, harus dibuktikan melalui kualitas pelayanan, kompetensi tenaga kesehatan, keselamatan pasien, kedisiplinan serta kepuasan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Bima, drg. H. Ihsan, MPH, yang menegaskan bahwa kesiapan pelayanan hemodialisa tidak hanya berkaitan dengan mesin cuci darah.
Di balik pelayanan tersebut terdapat sistem yang harus berjalan secara terintegrasi, tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi, serta koordinasi antar petugas yang harus dilakukan secara baik.
“Pelayanan hemodialisa ini bukan hanya menyangkut tersedianya mesin dan ruangan. Aspek yang jauh lebih penting adalah kesiapan sistem, kompetensi tenaga kesehatan, keselamatan pasien serta koordinasi tim dalam memberikan pelayanan,” jelas drg. H. Ihsan.
RSUD Bima telah mempersiapkan infrastruktur dan ruang pelayanan untuk mendukung pelaksanaan hemodialisa. Selain itu, rumah sakit juga menyiapkan mesin hemodialisa serta tenaga medis dan tenaga kesehatan yang akan menjalankan pelayanan tersebut.
Kesiapan sumber daya manusia menjadi bagian penting karena pasien hemodialisa membutuhkan pelayanan yang dilakukan secara terencana, disiplin dan mengutamakan keselamatan.
Oleh karena itu, manajemen RSUD Bima memastikan bahwa pengoperasian layanan baru tersebut tidak hanya berorientasi pada tersedianya fasilitas, tetapi juga pada kualitas pelayanan yang diterima pasien.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....