Musim Kemarau Picu Lonjakan Kasus ISPA di Dompu, Warga Diminta Waspada
- 04 Agt 2026 16:02 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, berpotensi meningkatkan gangguan kesehatan masyarakat. Salah satu penyakit yang kini mengalami peningkatan signifikan adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), seiring memburuknya kualitas udara akibat kondisi cuaca kering dan tingginya paparan debu.
Direktur RSUD Dompu, Fitratul Ramadhan, mengatakan berdasarkan data pelayanan kesehatan, ISPA saat ini menjadi penyakit dengan jumlah penanganan terbanyak di rumah sakit tersebut.
Menurutnya, meningkatnya kasus ISPA dipicu oleh kondisi musim kemarau yang menyebabkan udara menjadi lebih kering dan berdebu. Debu yang beterbangan mudah terhirup masyarakat sehingga memicu gangguan pada saluran pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan kronis.
"Kalau kita lihat, kondisi musim kemarau seperti sekarang memang sangat rentan memicu gangguan saluran pernapasan, apalagi jika pola hidup sehat belum menjadi kebiasaan bagi masyarakat," ujarnya, Selasa, 4 Agustus 2026.
Selain faktor lingkungan, Fitratul menilai pola hidup masyarakat yang belum sepenuhnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat turut meningkatkan risiko terjadinya ISPA. Oleh karena itu, masyarakat diimbau lebih disiplin menjaga kesehatan selama musim kemarau berlangsung.
Ia mengingatkan warga, khususnya yang memiliki riwayat penyakit ISPA maupun gangguan pernapasan lainnya, agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama di kawasan yang banyak debu.
"Penggunaan masker sangat penting untuk mengurangi paparan debu. Masyarakat juga harus memperbanyak konsumsi air putih, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala batuk, pilek, atau sesak napas," katanya.
Mengantisipasi kemungkinan meningkatnya jumlah pasien, RSUD Dompu telah menyiapkan berbagai sarana pelayanan kesehatan. Bahkan, rumah sakit tersebut mendapat tambahan fasilitas berupa pinjaman tempat tidur dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu.
"Sejauh ini pelayanan tidak ada kendala, karena serangan ISPA dan penyakit lain yang biasa muncul saat musim kemarau sudah kami antisipasi. Setiap tahun kondisi seperti ini memang selalu terjadi," jelas Fitratul.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu mendeteksi tingginya kasus penyakit saluran pernapasan banyak ditemukan di wilayah yang berada di sekitar perusahaan pengolahan aspal, khususnya di Kecamatan Hu'u dan Kecamatan Woja.
Temuan tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Dompu. Pemerintah daerah kini meminta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu untuk melakukan penertiban terhadap perusahaan-perusahaan yang diduga belum mengelola limbah dan emisi secara optimal.
Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah pencemaran udara yang dapat memperburuk kualitas lingkungan sekaligus memicu meningkatnya gangguan kesehatan masyarakat selama musim kemarau.
Pemerintah Kabupaten Dompu berharap upaya pengendalian pencemaran lingkungan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Dengan demikian, risiko penyebaran ISPA dan penyakit musiman lainnya dapat ditekan, sehingga pelayanan kesehatan tetap terkendali meski memasuki puncak musim kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....