Penyuluhan HIV/AIDS Bekali Santri dengan Edukasi Kesehatan
- 04 Agt 2026 12:49 WIB
- Mataram
RRI.co.id, Mataram – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sandubaya sekaligus Koordinator Dai Kesehatan Kota Mataram, Hj. Rahmi Kusbandiah, M.Pd.I, menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan tentang pencegahan penyebarluasan HIV/AIDS kepada para santri dan peserta didik di sejumlah lembaga pendidikan di Kota Mataram, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan program kolaborasi antara Penyuluh Agama Islam dan Dai Kesehatan Kota Mataram yang menyasar pondok pesantren, lembaga pendidikan formal, serta lembaga pendidikan nonformal di Kota Mataram dan beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hj. Rahmi menjelaskan bahwa penyuluhan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus HIV/AIDS yang memerlukan perhatian bersama. Selain itu, penyuluhan juga membahas pentingnya pembinaan moral dan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari upaya pencegahan perilaku berisiko yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat.
Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi langkah penting agar generasi muda memiliki pemahaman yang benar mengenai kesehatan reproduksi, cara penularan HIV, serta upaya pencegahannya.
"Kami ingin memberikan informasi yang benar mengenai HIV/AIDS, mulai dari cara penularan, gejala, hingga langkah-langkah pencegahan sesuai dengan ilmu kesehatan dan nilai-nilai agama," ujar Hj. Rahmi.
Melalui kegiatan tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghindari perilaku seksual berisiko yang dapat meningkatkan peluang terjadinya penularan infeksi menular seksual, termasuk HIV. Para santri dan siswa diajak membangun pergaulan yang sehat, menjaga diri, serta memperkuat karakter berdasarkan ajaran agama.
Selain aspek pencegahan, penyuluhan juga menekankan pentingnya menghilangkan stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Masyarakat diharapkan tidak memberikan perlakuan diskriminatif, melainkan menunjukkan kepedulian dan dukungan sehingga ODHA tetap memperoleh hak yang sama dalam kehidupan bermasyarakat.
Hj. Rahmi berharap kegiatan edukasi tersebut dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi salah satu upaya bersama dalam memutus rantai penularan HIV di lingkungan pendidikan.
"Melalui kegiatan ini kami berharap para santri dan siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, menghindari perilaku berisiko, serta memperkuat nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....