Dinkes Mataram Tegaskan Tak Segan Suspend Faskes Bermasalah

  • 01 Jul 2026 19:36 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Dinas Kesehatan Kota Mataram memperketat pengawasan terhadap rumah sakit, klinik, dan apotek dengan melakukan visitasi langsung untuk memastikan seluruh fasilitas kesehatan memenuhi ketentuan perizinan dan standar pelayanan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirlad Isfihan menyebutkan bahwa sekitar 15 fasilitas kesehatan telah diperiksa sebagai bagian dari upaya menjaga mutu layanan di tengah pesatnya investasi sektor kesehatan di Kota Mataram.

Ia mengatakan pengawasan dilakukan karena jumlah fasilitas kesehatan terus bertambah. Saat ini Kota Mataram memiliki 16 rumah sakit, sekitar 97 klinik, dan 159 apotek. Menurutnya, pertumbuhan tersebut harus diimbangi dengan pemantauan rutin agar pelayanan kepada masyarakat tetap aman dan sesuai standar.

"Saya ingin memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Mataram benar-benar aman bagi masyarakat, mengedepankan keselamatan pasien, serta memenuhi seluruh ketentuan sejak proses perizinannya," kata Emirlad, Rabu 1 Juli 2026.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Dinkes hanya menemukan sejumlah kekurangan yang bersifat minor, seperti penyempurnaan administrasi dan kelengkapan sarana pendukung. Temuan tersebut masih dapat diperbaiki melalui pembinaan dan rekomendasi tanpa mengganggu operasional layanan.

Namun menurut nya seluruh hasil visitasi tetap dilaporkan kepada Kementerian Kesehatan sebagai bagian dari sistem pengawasan.Emirlad juga menegaskan pemerintah tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran berat yang membahayakan keselamatan pasien.

"Kalau kesalahannya fatal dan mayor, saya akan mengeluarkan rekomendasi untuk mensuspend bahkan menutup operasionalnya. Tetapi kalau pelanggarannya ringan, kami utamakan pembinaan melalui teguran lisan maupun tertulis," ujarnya.

Selain memastikan mutu layanan, Dinkes juga mendorong seluruh fasilitas kesehatan memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal guna memperluas manfaat investasi kesehatan bagi perekonomian masyarakat Kota Mataram.

"Kita juga mendorong bagaimana penyerapan tenaga kerja di lakukan dengan melibatkan warga sekitar secara proporsional," katanya berharap.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....