HUT IBI ke-75 Jadi Momentum Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

  • 25 Jun 2026 07:01 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tingkat Kabupaten Lombok Timur berlangsung khidmat di Kantor Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Rabu 23 Juni 2026. Mengusung tema "Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan: Bidan Indonesia Memperkuat Kepemimpinan Bidan dalam Kebidanan Berbasis Hak, Berpusat pada Perempuan dan Anak serta Siap Mengawal Generasi Emas 2045", kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bakti sosial pencegahan stunting, pelantikan Satgas Pencegahan Pernikahan Dini, serta donor darah.

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyampaikan apresiasi kepada seluruh bidan yang dinilainya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Menurutnya, peringatan HUT IBI tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan aksi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Hari ini saya puas dan terharu. Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tapi diisi kegiatan sosial nyata yang dilakukan dengan ikhlas. Ini sangat membantu pemerintah," ujar Bupati.

Ia menegaskan peran bidan sangat penting di Lombok Timur, mengingat satu bidan dapat melayani ratusan masyarakat. Karena itu, ia berharap para bidan terus menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang ramah dan profesional.

"Saya bersyukur kalau masyarakat mau mengadu ke bidan. Itu tanda kepercayaan. Bidan harus siap jadi tempat curhat masyarakat. Di Lombok Timur, saya belum pernah dengar ada bidan sombong. Pertahankan itu!" tegasnya seraya menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk mendukung seluruh program IBI.

Ketua IBI Provinsi NTB Hj. Rohliana menyampaikan bahwa bidan merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Menurutnya, ibu yang sehat akan melahirkan generasi yang kuat, sehingga peran bidan sangat strategis karena menjadi tenaga kesehatan yang paling dekat dengan ibu dan keluarga.

Ia mengungkapkan, jumlah bidan di Provinsi NTB saat ini mencapai 8.766 orang, dengan 1.576 di antaranya bertugas di Kabupaten Lombok Timur.

"Kita tidak hanya dituntut menambah jumlah, tetapi juga meningkatkan kualitas," ujarnya, sembari mengajak seluruh bidan terus meningkatkan kompetensi, menjaga profesionalisme, mengutamakan keselamatan ibu dan bayi, serta menjadi agen perubahan dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pengurus IBI Cabang Lombok Timur Inna Fakhria melaporkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sejak April 2026. Ia menyebutkan tren Angka Kematian Ibu (AKI) terus mengalami penurunan, dari 24 kasus pada 2024 menjadi 20 kasus pada 2025, sedangkan hingga Juni 2026 tercatat 13 kasus.

Selain itu, capaian pelayanan keluarga berencana juga melampaui target. Dari target 2.802 akseptor KB, IBI Lombok Timur berhasil mencapai 3.804 akseptor atau 110,06 persen.

"Inovasi kami antara lain pembentukan Satgas MERAK atau Merarik Kodek untuk cegah pernikahan dini, dan Lumbung Darah Desa atau Bung Dades sebagai antisipasi," jelas Inna.

Ia menambahkan, angka persalinan pada ibu berusia di bawah 19 tahun di Lombok Timur masih mencapai 376 orang. Karena itu, intervensi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi fokus utama dalam upaya menekan stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu serta anak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Timur, Ketua GOW, perwakilan Dinas Kesehatan, DP3AKB, Camat Masbagik, dan Kepala Desa Lendang Nangka Utara. Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng serta penyerahan bantuan simbolis kepada desa.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....